BNI Securities Pte. Ltd. Resmi Beroperasi di Singapura

Inkana Putri - detikFinance
Rabu, 15 Sep 2021 08:48 WIB
BNI
Foto: BNI
Jakarta -

BNI Securities Pte. Ltd atau BSPL kini resmi beroperasi di Singapura. Perusahaan anak dari PT BNI Sekuritas atau BNIS ini akan menjalankan bisnis layanan pasar modal dari negara tersebut. BSPL juga menjadi jembatan bagi pelaku usaha di dalam negeri dan nasabah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dengan investor global.

"BSPL telah mendapat persetujuan dari Monetary Authority of Singapore (MAS) untuk menjalankan bisnis layanan pasar modal di negara tersebut sejak 8 September 2021. Dengan adanya izin operasi BSPL tersebut, maka BNI Sekuritas dapat menjalankan kegiatan layanan pasar modalnya, baik pada bisnis fixed income brokerage, equity brokerage, maupun underwriting melalui BSPL," ujar Direktur Utama BNI Royke Tumilaar dalam keterangan tertulis, Rabu (15/9/2021).

Selanjutnya, BSPL akan fokus untuk membantu BNI Group dan nasabah BNI untuk mendapatkan akses ke sumber-sumber investasi dunia. Dengan beroperasinya BSPL di Singapura, maka akan memperkokoh posisi BNI sebagai Bank berskala Global yang dapat memberikan layanan perbankan dan pasar modal. BSPL berlokasi di 30 Cecil Street #17-08 Prudential Tower Singapore (049712) atau di gedung yang sama dengan Bank BNI Kantor Cabang Singapura.

BSPL akan dijadikan sebagai pusat kegiatan pasar modal internasional BNI Group, termasuk menyediakan akses bagi nasabah dan emiten ke global investor dengan fokus awal pada fixed income brokerage atau perdagangan surat utang. BNI Sekuritas telah menunjuk Leonard Ng sebagai CEO BSPL, yang merupakan bankers yang berpengalaman pada industri pasar modal internasional selama lebih dari 15 tahun dan pernah bekerja di beberapa perusahaan keuangan global.

"Jumlah emiten yang besar dan beragam di Indonesia merupakan target pasar BSPL untuk dapat menerbitkan obligasi global. Obligasi global dari perusahaan di Indonesia selalu menarik investor karena saat ini supply Obligasi global dengan denominasi non rupiah dari perusahaan di Indonesia di pasar keuangan global masih relatif kecil," pungkas Royke.

Sebagai informasi, PT BNI Sekuritas didirikan sejak tahun 1995. Saat ini, BNI memiliki 75% kepemilikan saham pada PT BNI Sekuritas, dan 25% sahamnya juga dimiliki oleh SBI Financial Services Ltd.

PT BNI Sekuritas telah mempunyai izin sebagai Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek dan Agen Penjual Reksadana. Sedangkan, aktivitas manajer Investasi dilakukan melalui anak perusahaan PT BNI Asset Management. Bisnis Perantara Pedagang Efek melayani transaksi untuk saham, obligasi negara maupun obligasi korporasi. Dengan lebih dari 175 ribu account, saat ini Bisnis Perantara Pedagang Efek BNI Sekuritas pada akhir tahun 2021 menduduki peringkat ke-6 dari frekuensi transaksi dan peringkat ke-15 untuk value transaksi equity.

BNI Sekuritas memiliki online trading platform, yaitu BIONS yang semakin dikenal oleh investor. Melalui BIONS, nasabah dapat melakukan transaksi saham, obligasi, reksadana dan juga EBA Ritel, yang saat ini eksklusif diperdagangkan melalui BIONS.

Selain itu BIONS juga dirancang dengan antarmuka yang user friendly dan sudah dilengkapi dengan fitur-fitur unggulan seperti automatic order, login melalui sidik jari serta auto logout PIN saat idle, charting tools yang komprehensif dan news dan research yang up to date. Melalui BIONS ini BNI Sekuritas akan fokus mengembangkan bisnis brokeragenya selain memperkuat posisi pada jaringan distribusinya.

Pembukaan BNI Securities Pte. Ltd. (Singapore) merupakan salah satu strategi BNI Sekuritas dan BNI Group untuk memperkuat posisi sebagai regional player yang dapat memberikan layanan perbankan dan pasar modal di pasar keuangan global.

(mul/hns)