Kembangkan Layanan Elektronik, Bank Banten Gunakan Sistem Amazon

Danang Sugianto - detikFinance
Minggu, 19 Sep 2021 20:51 WIB
Ilustrasi THR
Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Menyongsong POJK 12 Tahun 2021, PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) mengembangkan layanan elektronik perbankannya. Menariknya perusahaan akan menggunakan teknologi Amazon Web Services (AWS).

Dalam pengembangan layanan elektronik perbangkan dengan basis teknologi itu BEKS menggandeng PT Fortress Data Services (FDS) yang memanfaatkan AWS.

Kerjasama itu ditandatangani Direktur Utama Bank Banten Agus Syabarrudin, , Direktur Utama FDS Sutjahyo Budiman, dan Country Manager AWS Indonesia Gunawan Susanto Jumat lalu (17/9/2021).

Agus mengatakan, pihaknya enyambut baik POJK 12 tahun 2021 itu yang prinsipnya sebagai payung pengaturan bagi bank dalam melakukan transformasi dan akselerasi lyanan digital banking.

Diketahui ketentuan mengenai bank digital dalam POJK itu diatur dalam bab IV. Pasal 23 menyatakan Pasal 23 bank Berbadan Hukum Indonesia (BHI) dapat beroperasi sebagai bank digital dan wajib memiliki satu kantor fisik sebagai kantor pusat. Hal ini sekaligus menunjukan akomodatifnya OJK dalam menyikapi perubahan konsumsi atau kebutuhan masyarakat yang semakin digital termasuk dalam industry jasa keuangan seperti Bank.

Bank Banten dijelaskan Agus, mempersiapkan pondasi transformasi menggandeng PT Fortress Data Services (FDS) melalui penggunaan teknologi Amazon Web Services (AWS). Transformasi ini dilakukan agar nasabah hingga operasional perbankan untuk di masa yang akan datang semakin mudah dan efisien.

Bank Banten memiliki misi menjadi salah satu bank pembangunan daerah yang memberikan layanan yang mumpuni dan memudahkan nasabah dalam bertransaksi serta mengakses produk keuangan, sehingga peluang untuk pengembangan bisnis semakin besar.

Nantinya BEKS akan mengembangkan ekosistem layanan digital, sehingga tidak hanya mengandalkan dari pendapatan bunga. "Kita kembangkan ekosistem yang akan memberikan kontribusi bukan hanya pendapatan bunga, tapi juga fee based income. Pendapatan fee based income punya potensi cukup besar dengan tingkat risiko yang bisa dikendalikan," kata Agus dalam keterangan tertulis, Minggu (19/9/2021).

"kami bertujuan untuk memastikan inklusi keuangan yang lebih besar di daerah Banten dan menjadikan Bank Banten lebih berdaya saing tinggi seperti bank pada umumnya di masa yang akan datang," Agus menambahkan.

Sutjahyo Budiman Direktur Utama FDS mengungkapkan, transformasi yang disiapkan berupa digitalisasi proses. Namun, ke depannya, peluang untuk membuat super App tetap ada sembari melihat perencanaan dalam kurun waktu tiga bulan ke depan. Kita sudah menganalisis, melihat nature Bank Banten, sampai saat ini belum ada rencana untuk melakukan super app, yang kita lakukan digitalisasi proses, melakukan dengan partnership.

FDS menggunakan AWS untuk mengimplementasikan sistem transformasi di bank Banten. "Sebagai platform yang komprehensif dan diadopsi secara luas di dunia, AWS menyediakan layanan yang memungkinkan perusahaan jasa keuangan untuk mempercepat proses tujuan transformasi," kata Sutjahyo.

Menurut Sutjahyo, selama sepuluh tahun berturut-turut AWS telah menjadi penyedia infrastruktur, platform, dan layanan terbaik. AWS memiliki berbagai fitur yang dilengkapi dengan teknologi terkini, memiliki standar keamanan yang tinggi dalam menjaga privasi data nasabah, dan sangat mendukung kami dalam melakukan migrasi aplikasi dari tradisional menjadi cloud-agnostic.

Bagi FDS, AWS memberikan bantuan dalam bentuk peningkatan kapabilitas SDM perusahaan, sehingga kami bisa memahami dan mengerjakan semua pekerjaan yang berhubungan dengan cloud. Dari segi kecepatan, FDS tidak perlu lagi melakukan pengadaan hardware yang memakan waktu sekitar 4 hingga 6 minggu dan perlu dilakukan setiap terjadi penambahan.

Dari segi keamanan, FDS mempercayakan AWS yang telah menjalankan praktik-praktik terbaik dan patuh terhadap standar-standar global. Selain menjaga keamanan infrastruktur, AWS juga menyediakan tools keamanan yang dapat dimanfaatkan oleh pelanggannya untuk mengamankan aplikasi dan data mereka di cloud.

"AWS menyediakan layanan kepada institusi keuangan, perbankan, pembayaran, pasar modal dan asuransi, dengan infrastruktur dan layanan yang aman dan tangguh yang dibutuhkan oleh industri ini, untuk membedakan mereka hari ini dan beradaptasi dengan kebutuhan yang akan datang. Kami bangga dapat bekerjasama dengan FDS serta membantu Bank Banten dalam menjalankan proses untuk memodernisasi infrastrukturnya," kata Country Manager AWS Indonesia Gunawan Susanto.

(das/dna)