BRI Imbau Nasabah Waspada Penipuan Berkedok Website Bank

Inkana Izatifiqa R Putri - detikFinance
Selasa, 28 Sep 2021 13:55 WIB
Website Ilegal
Foto: BRI
Jakarta -

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengimbau nasabah BRI untuk berhati-hati saat mengakses dunia maya atau surfing digital. Sebab, saat ini penyalahgunaan informasi yang mengaku perbankan marak beredar di masyarakat, termasuk melalui website.

Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto BRI mengungkapkan saat ini BRI hanya menggunakan website resmi www.bri.co.id dalam mengomunikasikan informasi dan program BRI. Sedangkan saluran sosial media resmi verified atau bercentang biru dapat diakses melalui Instagram @bankbri_id, Twitter bankbri_id (twitter), Facebook Bank BRI, dan YouTube Bank BRI.

"Keamanan data pribadi maupun data perbankan nasabah menjadi perhatian utama dari BRI, khususnya di tengah derasnya arus digitalisasi seperti sekarang ini. Untuk menjaga kerahasiaan data nasabahnya, BRI telah memiliki program data privacy yang mampu melindungi data-data nasabah dari pencurian data yang dilakukan oleh fraudster di dunia maya," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (28/9/2021).

Meski demikian, Aestika tetap mengimbau agar para nasabah tidak memberikan data pribadi maupun data perbankan seperti nomor rekening, nomor kartu, PIN, user dan password internet banking, OTP, dan lainnya. Terlebih jika data tersebut diminta oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab melalui website atau tautan palsu (bodong) yang mengatasnamakan BRI

Aestika juga mengimbau agar nasabah lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya atas tautan yang diterima melalui pesan berjejaring di smartphone. Nasabah BRI juga diimbau agar waspada atas segala bentuk modus penipuan dan kejahatan perbankan yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Pihaknya menyarankan agar nasabah dapat mengkonfirmasi hal mencurigakan melalui call center BRI di nomor 14017/1500017.

"Pastikan kebenaran berita, pastikan informasi diperoleh dari website resmi perbankan, dan tidak memberikan informasi data pribadi atau perbankan kepada orang lain atau oknum yang mengatasnamakan BRI," jelas Aestika.

Terkait hal ini, BRI juga telah mengambil langkah bekerja sama dengan pihak berwenang, di antaranya dengan melakukan pemblokiran website yang mencurigakan dan mengandung informasi palsu. BRI juga melakukan investigasi para pelaku, pembuat dan penyebar website bodong.

Oleh karena itu, Aestika menyampaikan nasabah tidak perlu khawatir soal keamanan transaksi melalui layanan digital banking BRI, BRImo maupun Internet Banking BRI. Pasalnya, seluruh layanan tersebut aman dan memudahkan nasabah dalam bertransaksi.

"Saat ini layanan digital banking BRI, BRImo merupakan salah satu layanan digital perbankan yang sangat user friendly, aman, dan menyediakan banyak fitur transaksi keuangan yang memudahkan nasabah dalam menjawab kebutuhan perbankan," pungkas Aestika.

(ncm/ega)