Dear OJK dan Pelaku Fintech, Ada Pesan Penting dari Pak Jokowi Nih!

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 11 Okt 2021 11:25 WIB
Ilustrasi Gedung Djuanda I dan Gedung Soemitro Djojohadikusumo
Dear OJK dan Pelaku Fintech, Ada Pesan Penting dari Pak Jokowi Nih!
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pesan penting kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku regulator dan pelaku industri keuangan digital seperti fintech.

Jokowi memberikan pesan karena mendapatkan informasi bahwa dari digitalisasi yang berkembang ternyata juga memberikan dampak negatif. Misalnya maraknya pinjaman online (pinjol) yang ternyata melakukan penipuan. Mereka juga menerapkan bunga yang mencekik masyarakat.

"Pada saat yang sama saya juga memperoleh informasi banyak penipuan dan tindak pidana keuangan telah terjadi. Saya mendengar masyarakat bawah yang tertipu dan terjerat bunga tinggi oleh pinjaman online yang ditekan dengan berbagai cara untuk mengembalikan pinjamannya," ucapnya saat membuka acara OJK Virtual Innovation Day 2021, dilansir dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Senin (11/10/2021).

Meski begitu, perkembangan fintech dipandang juga bisa memberikan sumbangsih positif terhadap pertumbuhan ekonomi jika dikawal dengan baik. Oleh karena itu Jokowi menaruh harapan kepada OJK selaku regulator.

"Saya titip kepada OJK dan para pelaku usaha dalam ekosistem ini, untuk memastikan inklusi keuangan yang kita kejar, yang harus diikuti dengan percepatan literasi keuangan dan literasi digital. Agar kemajuan inovasi keuangan digital memberikan manfaat bagi masyarakat luas dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif," tuturnya.

Jokowi menerangkan, inklusi keuangan juga harus memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat, khususnya masyarakat lapisan menengah ke bawah. Selain itu harus menjadi solusi untuk menekan ketimpangan sosial dan menjangkau segmen masyarakat yang belum tersentuh sistem keuangan konvensional.

Lanjut ke halaman berikutnya.

Pelaku keuangan digital juga diharapkan Jokowi agar berorientasi Indonesiasentris. Sehingga mereka tidak hanya berpusat di pulau Jawa saja dalam melakukan pelayanan.

"Tetapi membantu mempercepat transformasi keuangan digital hingga pelosok ke seluruh penjuru tanah air kita. Oleh karena itu saya minta seluruh industri jasa keuangan untuk melaksanakan program literasi keuangan dan literasi digital mulai dari desa, mulai dari pinggiran. Bukan hanya agar masyarakat bisa memanfaatkan jasa dari industri keuangan, tapi juga untuk memfasilitasi kewirausahaan mereka dengan risiko yang rendah," terangnya.

Jokowi berharap, ekosistem keuangan digital yang tangguh dan berkelanjutan bisa mendorong percepatan pergerakan ekonomi nasional yang inklusif. Serta berkontribusi lebih besar pada upaya pemulihan ekonomi yang sedang kita lakukan.

"Komitmen, keberpihakan dan kerja keras Bapak Ibu sekalian sangat Ditunggu oleh pelaku pelaku ekonomi, utamanya pelaku ekonomi kecil. Khususnya juga usaha mikro, kecil dan menengah untuk segera bangkit dari dampak pandemi COVID-19 dan terfasilitasi untuk memanfaatkan peluang-peluang baru yang bermunculan," tutupnya.

(das/fdl)