2.500 Kantor Cabang Bank di RI Tutup!

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 26 Okt 2021 10:40 WIB
Awan mendung tampak menyelimuti langit Jakarta hari ini. Kawasan di Ibu Kota pun diprediksi akan diguyur hujan intensitas lebat disertai angin kencang.
2.500 Kantor Cabang Bank di RI Tutup!
Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan saat ini Indonesia sudah masuk ke era 4.0. Hal ini ditandai dengan meningkatnya konektivitas integrasi, konvergensi, mesin dan sumber daya lain yang mengubah banyak aspek untuk manusia.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK Teguh Supangkat mengungkapkan revolusi ini juga membuat bank harus mengkaji ulang model bisnis yang masih tradisional.

Bank juga harus merespon cepat dan efisien sesuai tuntutan dan kebutuhan nasabah agar lebih inovatif dan sederhana. Saat ini memang perbankan nasional sudah mulai transformasi digital termasuk mengembangkan layanan dan produk digital. Apalagi pandemi COVID-19 membuat proses digitalisasi menjadi lebih masif.

"Dapat kami sampaikan, terkait akselerasi transformasi digital ini terkait fenomena penurunan jaringan kantor bank. Dari 2017 hingga Agustus 2021 ada sejumlah 2.563 kantor yang mengalami penurunan," kata dia dalam acara peluncuran Cetak Biru Transformasi Digital Perbankan, Selasa (26/10/2021).

Teguh mengungkapkan tapi penurunan kantor cabang ini diimbangi dengan naiknya transaksi layanan elektronik seperti mobile banking dan internet banking yang naik lebih dari 300% sejak 2016 hingga Agustus 2021. Untuk internet banking naik pesat sejak 2016 - 2021 hampir 50%.

Kemudian hal lain yang signifikan adalah Uang Elektronik (UE) dari 2015-2020 hampir 4.000% dari Rp 5,28 triliun menjadi Rp 204,9 triliun.

Dia mengungkapkan, realisasi perbankan elektronik dan digital juga terus mengalami kenaikan. Misalnya layanan perbankan elektronik dan digital ini turut mendorong rekening dan dana pihak ketiga (DPK) yakni dari 260 juta rekening menjadi 337 juta pada 2020.

"Termasuk ketersediaan bank yang menyediakan layanan digital tanpa tatap muka langsung," jelasnya.

Simak juga 'Di Depan Jokowi, Erick Thohir Sebut Bagi Hasil Bank Syariah Mahal':

[Gambas:Video 20detik]



(kil/fdl)