Satgas BLBI Sita Aset Tommy Soeharto Rp 600 M, Selanjutnya Milik Tutut?

Trio Hamdani - detikFinance
Sabtu, 13 Nov 2021 10:00 WIB
Tim blak-blakan detikcom berkesempatan mendapatkan wawancara dengan putri sulung almarhum Presiden kedua Indonesia Soeharto, Siti Hardiyanti Rukmana atau yang biasa mbak Tutut.
Foto: Screenshoot 20detik: Tutut Soeharto
Jakarta -

Siti Hardijanti Rukmana alias Tutut Soeharto masuk dalam daftar obligor dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) prioritas penanganan Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI. Hal Itu terungkap dari dokumen penanganan hak tagih negara dana BLBI tertanggal 15 April 2021.

Dalam perkara utang piutang tersebut, perempuan yang akrab disapa Mbak Tutut itu tidak menjaminkan aset, melainkan hanya SK Proyek. Secara rinci utang Tutut kepada negara berasal dari PT Citra Mataram Satriamarga sebesar Rp 191,61 miliar. Utang ini belum pernah diangsur sama sekali.

Pengurusan utang didaftarkan di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta V pada 2013. Pengurusan terakhir berupa laporan pemberitahuan surat paksa.

Selanjutnya utang lainnya berasal dari PT Marga Nurindo Bhakti sebesar Rp 471,47 miliar. Utang ini sudah pernah diangsur sekitar Rp1,09 miliar. Pengurusan utang juga didaftarkan di KPKNL Jakarta V pada 2010. Pengurusan terakhir berupa laporan pemberitahuan surat paksa.

Terakhir, berasal dari PT Citra Bhakti Margatama Persada sebesar Rp 14,79 miliar dan US$ 6,51 juta. Pengurusan utang didaftarkan di KPKNL Jakarta V pada 2010 dengan pengurusan terakhir berupa laporan pemberitahuan surat paksa.

Lalu bagaimana rencana pemerintah terhadap Tutut Soeharto, setelah sebelumnya menyita aset Tommy Soeharto? Klik halaman selanjutnya