PLN Akan Keluarkan Obligasi Syariah US$ 2 Miliar Semester I

PLN Akan Keluarkan Obligasi Syariah US$ 2 Miliar Semester I

- detikFinance
Selasa, 25 Apr 2006 12:53 WIB
Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan menerbitkan obligasi syariah (sukuk) senilai US$ 2-2,5 miliar pada semester pertama tahun ini."Tahap awal US$ 2-2,5 miliar itu disesuaikan dengan kebutuhanlah, tapi jumlah itu kita masih rapatkan," kata Al Hilal Hamdi, Komisaris Utama PLN yang baru diangkat Senin kemarin, di Gedung Kementerian BUMN, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa (25/4/2006).Penerbitan sukuk ini untuk membiayai crash program dalam rangka mengganti pembangkit yang menggunakan BBM dengan batubara sebesar 2.000 MW.Untuk penerbitan sukuk ini, PLN akan memberikan jaminan beberapa pembangkit yang dimilikinya. Antara lain Pembangkit Suralaya I-IV, Pembangkit Muara Karang, Pembangkit Saguling, Pembangkit Gresik, dan Pembangkit Muara Tawar yang nilai jaminannya mencapai US$ 4,5 miliar.PLN memilih obligasi jenis sukuk, menurut Hilal, karena ingin memperluas basis investor yang dirangkulnya."Kalau hanya menggunakan obligasi konvensional, maka kita didikte oleh pasar yang konvensional. Tapi kalau kita punya sukuk maka konvensional juga akan mencoba lebih bersaing kebawah karena pasarnya beragam," papar Hilal.PLN akan menunjuk Danareksa sebagai penasihat keuangannya. "Karena sesama BUMN, kita tinggal menunjuk dia," katanya.Sedangkan penjamin emisi yang akan dipakai masih dalam pembahasan. Beberapa nama perusahaan yang berpeluang menjadi calon penjamin emisi adalah UBS Syariah, HSBC Syariah, Citicorp, dan Dubai Islamic Bank."Siang ini kita akan melakukan rapat untuk susun beauty contest-nya," tukas Hilal. (ir/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads