Tabungan Para 'Sultan' Indonesia Tambah Banyak, Tanda Apa Nih?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Minggu, 12 Des 2021 08:09 WIB
Petugas menyusun uang di Cash Center Bank BNI di Jakarta, Jumat (17/6/2016). Bank BUMN tersebut menyiapkan lebih dari 16.200 Anjungan Tunai Mandiri (ATM) untuk melayani kebutuhan uang tunai saat lebaran. BNI memastikan memenuhi seluruh kebutuhan uang tunai yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp 62 triliun atau naik 8% dari realisasi tahun sebelumnya. (Foto: Rachman Harryanto/detikcom)
Foto: Rachman Haryanto
Bandung -

Dana simpanan di bank umum mengalami kenaikan per Oktober 2021. Kenaikan tersebut terjadi di berbagai kelompok nominal, termasuk untuk dana simpanan di atas Rp 5 miliar.

Artinya, tabungan para 'Sultan' di Indonesia cenderung naik. Lalu, apa tandanya?

Sekretaris Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Dimas Yuliharto mengatakan, hal itu menjadi tanda jika kepercayaan masyarakat terhadap bank tetap terjaga.

"Semuanya menunjukkan naik, selalu ada kenaikan, month to month selalu ada kenaikan, year to year juga naik, which is itu adalah sebenarnya kepercayaan masyarakat itu tetap terjaga sama bank," katanya dalam Workshop LPS di Bandung, Sabtu (11/12/2021).

Dia mengatakan, masyarakat sudah bisa menyisihkan uangnya untuk menabung. Menurutnya, hal itu menunjukkan adanya pertumbuhan ekonomi.

"Kalau kita sih melihat itu karena itu masuknya ke simpanan ya, bukan yang ke reksa dana saya rasa kalau kita melihatnya masyarakat itu sudah mulai ada uang yang bisa ditabung, di bank, ini menunjukkan ada pertumbuhan ekonomi dan juga ada peningkatan kepercayaan masyarakat. Kita sih melihatnya dari situ aja sih," terangnya.

Data LPS menunjukkan, dana simpanan di bank mencapai Rp 7.301,29 triliun pada 378,57 juta rekening. Dana simpanan di atas Rp 5 miliar tercatat Rp 3.718,64 triliun pada 117.198 rekening.

Sementara, dalam ringkasan eksekutif LPS dijelaskan, total nominal simpanan bank umum sebesar Rp 7.301 triliun itu mengalami kenaikan 1,1% secara month to month.

Simpanan di atas Rp 5 miliar memiliki porsi 50,9% dari total simpanan. Seluruh kelompok nominal mengalami kenaikan dan terbesar terdapat pada simpanan di Rp 5 miliar yakni sebesar Rp 1,5% secara month to month.



Simak Video "8 Tahun Menabung, Polisi Cianjur Beli Motor Pakai Uang Koin Rp 22 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/zlf)