Begini Jurus Perusahaan Leasing Bertahan di Masa Pandemi

ADVERTISEMENT

Begini Jurus Perusahaan Leasing Bertahan di Masa Pandemi

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 13 Des 2021 16:32 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Pandemi COVID-19 yang masih terjadi hingga saat ini memang turut menekan sektor keuangan, termasuk industri pembiayaan. Namun seiring dengan meredanya pandemi dan krisis kesehatan mulai teratasi maka industri keuangan bisa kembali bergeliat.

Meskipun masih ada tantangan yang harus dihadapi. Direktur Utama PT Trihamas Finance Gerardus Djudju Kusmo mengungkapkan saat ini memang banyak perusahaan sedang berada dalam situasi yang sulit untuk mempertahankan kinerja yang baik, terutama untuk menjaga kualitas portofolio pembiayaan serta mampu memenuhi seluruh kewajiban ke pihak kreditur.

Karena itu Trihamas Finance bekerja sama untuk melakukan penandatanganan perjanjian kredit dengan PT Bank Sahabat Sampoerna (BSS) senilai Rp 100 miliar, pada tanggal 18 November 2021. Fasilitas pinjaman ini merupakan penyaluran tahap II di tahun 2021, sebelumnya telah ditandatangani pinjaman tahap I sebesar Rp 100 Miliar rupiah pada 21 Maret 2021 lalu.

Lalu Trihamas juga menandatangani alokasi pinjaman baru, dari Blue Earth Capital AG (BEC) senilai US$ 10 Juta, pada tanggal 7 Desember 2021. "Harapan dari kegiatan kerjasama ini, kiranya dapat membawa manfaat ekonomi berkelanjutan bagi debitur maupun lingkungan sekitar. Fasilitas pinjaman yang diterima ini merupakan bentuk kepercayaan kreditur-kreditur kepada perusahaan," kata dia, Senin (13/12/2021).

Sepanjang 2021 selain mendapat alokasi pinjaman dari BSS dan BEC, juga telah memperoleh plafond pembiayaan baru dari beberapa bank lokal maupun lembaga keuangan asing seperti PT Bank Jago, Tbk sebesar Rp 50 Miliar, Blue Orchad senilai US$ 6 Juta, PT Bank MNC International, Tbk sebesar Rp 23 Miliar dan PT Bank J Trust Indonesia, Tbk sebesar Rp 50 Miliar.

Dia menyebut tahun ini Trihamas Finance memproyeksikan akan ada peningkatan volume penyaluran pembiayaan baru dibandingkan tahun lalu. Trihamas Finance akan berupaya untuk tumbuh secara sehat dan steady mulai tahun depan.

Perseroan akan terus menjaga tingkat profitabilitas, likuiditas serta Non Performing Financing(NPF). Termasuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pengembangan sistem/ infrastruktur informasi teknologi serta pengelolaan risiko-risiko dengan baik guna menopang pertumbuhan ke depan.

Tidak lama lagi Trihamas Finance juga akan menandatangani fasilitas pinjaman baru dari PT Bank Permata,Tbk senilai Rp 50 Miliar, seluruh pinjaman yang diperoleh oleh perseroan telah dan akan dimanfaatkan untuk mendukung bisnis pembiayaan, terutama bagi sektor-sektor produktif sebagai penopang utama bisnis pembiayaan dalam negeri.

Di tengah masih ketatnya pemberian pinjaman oleh bank-bank lokal terhadap industri pembiayaan yang tidak terafiliasi dengan bank, pabrikan dan atau grup besar, perusahaan mengambil strategi dengan mencari sumber pendanaan lain dari luar negeri.

Perusahaan juga menyadari akan pentingnya penerapan etika perilaku bisnis dalam pengelolaan Perusahaan yang diharapkan menciptakan dan mengembangkan Tata Nilai Perusahaan (Corporate Values) yang baik.

Dimulai pada tahun 2019, Trihamas Finance berhasil mendapat kepercayaan pinjaman dari lembaga keuangan luar negeri, DEG (Deutsche Investitions- und Entwicklungsgesellschaft) - Jerman sebesar US$ 17Juta, disusul tahun 2021 Blue Orchad senilai US$ 6 Juta serta Blue Earth Capital sejumlah US$ 10 Juta. Seluruh pinjaman luar negeri diperoleh dalam mata uang IDR dengan bunga tetap, sehingga perseroan terlindungi secara penuh dari resiko kurs serta fluktuasi bunga.

Memasuki tahun 2022 Trihamas Finance tetap membuka pintu kerjasama pinjaman, bagi mitra-mitra baru baik itu bank lokal maupun lembaga keuangan asing, diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam perekonomian nasional dengan melakukan percepatan pertumbuhan portofolio pembiayaan di Indonesia yang merupakan landasan moral dalam mencapai visi dan misi perusahaan.

Sejauh ini Trihamas Finance telah mengelola dan menyalurkan pembiayaan dengan pelayanan yang memuaskan kepada nasabah yang tersebar di 40 kantor cabang di Indonesia, terbukti dari meningkatnya permintaan kembali (repeat orders) barang/ jasa dari nasabah.



Simak Video "Epidemiolog: Status Pandemi Dicabut Bukan Akhir dari Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT