BTN Alokasi Rp 18 T Uang Tunai Selama Nataru 2021-2022

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 24 Des 2021 14:17 WIB
Nasabah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. sedang bertransaksi menggunakan salah satu mesin ATM Bank BTN di Jakarta, Selasa (3/11). Pada periode libur bersama  kemarin, perseroan mencatatkan 1,42 juta transaksi melalui ATM dengan nilai mencapai Rp644,85 miliar terhitung sejak 28 Oktober hingga 1 November 2020. Pada periode yang sama, nasabah Bank BTN juga terpantau menggunakan layanan mobile banking perseroan dengan 883,95 ribu transaksi senilai Rp180,73 miliar. Bank BTN terus melakukan berbagai strategi untuk meningkatkan layanan  elektronik banking terutama untuk mempermudah layanan khususnya kepada nasabah pada masa pandemic COVID-19.
Foto: dok. Bank BTN
Jakarta -

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) siap mengalokasikan dana tunai sebesar Rp 18,029 triliun untuk menjamin kebutuhan dana nasabah selama perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

"Selama periode 20 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022 atau selama 13 hari kalender, total likuiditas dana yang dipersiapkan Bank BTN adalah sebesar Rp 18,029 triliun," ujar Corporate Secretary Bank BTN Ari Kurniaman dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/12).

Ari mengungkapkan, dari jumlah tersebut sebesar 25% atau sekitar Rp 4,507 triliun untuk pengisian mesin ATM Bank BTN yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sedangkan sebesar Rp 13,522 triliun atau 75% dari total dana tersebut akan dianggarkan untuk kas pada Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu, dan Kantor Kas.

Menurut Ari, alokasi uang tunai tahun ini untuk Natal dan Tahun Baru mengalami penurunan dari tahun sebelumnya dikarenakan pengurangan hari libur dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Pengalokasian dana tersebut sudah memperhitungkan peningkatan transaksi Digital Channel Delivery Bank BTN, serta jumlah hari libur Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022," pungkas Ari.

(kil/dna)