AXA Mandiri Serahkan Klaim Asuransi Rp 6,1 M ke IRT di Tegal

ADVERTISEMENT

AXA Mandiri Serahkan Klaim Asuransi Rp 6,1 M ke IRT di Tegal

Angga Laraspati - detikFinance
Jumat, 24 Des 2021 20:11 WIB
Direktur AXA Mandiri Rudi Nugraha serahkan klaim Rp 2 M
Sailah menerima Rp 6,1 miliar dari AXA Mandiri sebagai pembayaran klaim asuransi, setelah suaminya meninggal dunia (Foto: AXA Mandiri)
Jakarta -

Seorang ibu rumah tangga, Sailah menerima Rp 6,1 miliar dari AXA Mandiri sebagai pembayaran klaim asuransi, setelah suaminya meninggal dunia belum lama ini. Warga Kabupaten Tegal ini mengaku kaget menerima pembayaran klaim asuransi sebanyak itu dengan proses pencairannya yang terhitung cepat.

"Pembayaran klaimnya tidak berselang lama, setelah suami saya meninggal. Nilainya Rp 6,1 miliar," ucapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (24/12/2021).

Dia mengaku suaminya mengikuti asuransi jiwa dengan membeli produk Asuransi Mandiri Sejahtera Mapan dari AXA Mandiri selama sekitar 8 tahun.

"Ternyata asuransi itu sangat berguna. Sekarang saya mengikuti 2 asuransi lagi dari AXA Mandiri. Namanya orang hidup, kita nggak tahu ke depan bagaimana. Bisa tiba-tiba sakit, atau meninggal," terangnya.

Sailah membeberkan klaim asuransi Rp 6,1 miliar ini akan digunakan untuk tambahan modal usaha. Saat ini, dia memang sedang merintis toko sembako.

"Sebenarnya suami ikut asuransi jiwa ini untuk menjamin masa depan anak-anak. Tapi ini sebagian bisa untuk tambahan modal juga," tuturnya.

Direktur AXA Mandiri Rudi Nugraha serahkan klaim Rp 2 MDirektur AXA Mandiri Rudi Nugraha serahkan klaim Rp 2 M (Foto: AXA Mandiri)

Selain Sailah, pada kesempatan itu AXA Mandiri juga mencairkan klaim asuransi sebesar Rp 2 miliar untuk Sudarsono, setelah anak bungsunya meninggal dunia karena sakit. Pembayaran sebesar itu diterima Sudarsono, lantaran anaknya memiliki tiga polis Asuransi Mandiri Perlindungan Sejahtera di AXA Mandiri.

Direktur AXA Mandiri Rudi Nugraha menjelaskan hingga September 2021, total klaim dan manfaat asuransi yang telah dibayar AXA Mandiri secara nasional mencapai Rp 6,2 triliun. Jumlah tersebut naik hampir dua kali lipat dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 3,7 triliun.

"Kenaikan ini ada pengaruh dari COVID-19. Karena pada 2020 lalu, orang jarang ke rumah sakit kalau tidak merasakan sakit yang serius," imbuhnya.

Digitalisasi Asuransi

Rudi menuturkan AXA Mandiri juga terus berbenah untuk memanjakan masyarakat dalam mendapatkan jaminan perlindungan. Rencananya, pada 2022 mendatang, AXA Mandiri bakal merambah digitalisasi asuransi.

"Sekarang eranya digital. Perbankan sudah merambah digitalisasi. Orang tidak lagi banyak yang datang ke bank untuk menabung atau transfer. Artinya, kami juga harus menangkap peluang itu. Persiapan melebarkan sayap ke dunia digital sudah dilakukan sejak perayaan HUT AXA Mandiri tahun ini," ujar Rudi.

"Kami sengaja mengambil tema Goes to Digital. Bisa saja, ke depan masyarakat bisa mengurus asuransi dari gawai. Mulai dari pendaftaran, pembayaran premi, hingga mengurus klaim," sambungnya.

(fhs/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT