Siap-siap! BPD Bakal Makin Gencar Salurkan Kredit di 2022

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 31 Des 2021 12:20 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Foto: Rachman Haryanto

Selain itu, perbaikan kualitas kredit juga akan berdampak terhadap laba karena pencadangan bagi kredit tersebut bisa menambah jumlah laba apabila kreditnya sudah selesai.

Selain menggarap pasar UMKM, Bankaltimtara juga tetap mencari peluang pada kredit korporasi hingga pinjaman daerah. Yamin menyebutkan beberapa daerah di Kalimantan Timur sudah mengajukan pinjaman ke Bankaltimtara sebagai tambahan bagi APBD. "Ada juga yang kami tawarkan untuk pinjaman jangka pendek. Persetujuannya bisa melalui [Sidang] Paripurna DPRD tidak harus [ditetapkan] dengan Perda," katanya.

Per 29 Desember 2021, Bankaltimtara berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 1,97% (yoy) dari Rp16,09 triliun menjadi Rp16,41 triliun. Adapun, dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun juga tumbuh sebesar 8,29% menjadi Rp25,07 triliun. Sementara aset tercatat naik sebesar 7,93% menjadi Rp32,54 triliun. Untuk laba sebelum pajak (unaudited) tahun ini naik sebesar 21,85% dari Rp362,78 miliar menjadi Rp442,07 miliar.


(fdl/fdl)