Perkuat Modal, Bank Lippo Tidak Bagi Dividen
Kamis, 04 Mei 2006 14:28 WIB
Jakarta - PT Bank Lippo Tbk (LPBN) kembali tidak membagikan dividen untuk kinerja tahun 2005. Laba bersih yang diperoleh akan digunakan untuk memperkuat modal perusahaan."Pemegang saham setuju dengan rekomendasi komisaris untuk tidak membayar dividen untuk mengukuhkan modal," kata Komisaris Utama Bank Lippo, Ali Dewal usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (4/5/2006). Penambahan modal tersebut terkait dengan rencana Bank Lippo untuk menjadi bank jangkar. Ali menjelaskan, dengan masuknya laba ditahan pada triwulan IV-2005, modal Bank Lippo menjadi Rp 21,4 triliun. Sementara sampai triwulan I-2006 modal Bank Lippo telah naik menjadi Rp 23,6 triliun."Sampai akhir triwulan I modal sudah bertambah Rp 2,789 triliun dan sampai akhir tahun kenaikan diharapkan secara bertahap dalam rangka menjadi bank jangkar," ujar Ali.Mengenai upaya penambahan modal lainnya seperti melalui penerbitan obligasi, menurut Ali, hal itu belum akan dilakukan. "Karena modal saat ini sudah cukup," katanya.Bank Lippo mencatat laba bersih tahun 2005 sebesar Rp 412,121 miliar turun 53,8 persen dibanding tahun 2004 yang sebesar Rp 892,684 miliar. Bank Lippo juga tidak membagikan dividen atas laba bersih tahun 2004.RUPST juga menyetujui penambahan direktur baru yakni Jose M Marigomen yang akan efektif setelah mendapat persetujuan dari Bank Indonesia (BI). Saham Bank Lippo mayoritas dimiliki oleh Santubong Investments B.V, anak usaha perusahaan investasi asal Malaysia, Khazanah dengan kepemilikan 87,52 persen. Sedangkan sisanya dimiliki oleh publik.
(ir/)











































