S&P: Asia Tidak Terganggu Tingginya Suku Bunga

S&P: Asia Tidak Terganggu Tingginya Suku Bunga

- detikFinance
Sabtu, 06 Mei 2006 14:18 WIB
Hyderabad - Ditengah ancaman lonjakan harga minyak dan tingginya suku bunga, kawasan Asia akan tetap mampu mengukir pertumbuhan ekonomi yang baik pada tahun 2006.Optimisme itu disampaikan oleh lembaga pemeringkat internasional Standard and Poor's (S&P) dalam pernyataan yang dikeluarkan disela-sela pertemuan tahunan Bank Pembangunan Asia (ADB) di Hyderabad, India, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (5/5/2006)."Mayoritas perekonomian di kawasan Asia Pasifik diprediksi mencatat pertumbuhan yang baik pada tahun 2006, meski ada ancaman terus meningkatnya harga minyak dan suku bunga," demikian pernyataan S&P.S&P memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Cina masih tetap kuat pada kisaran 9-10 persen pada tahun 2006. Namun kenaikan suku bunga yang diterapkan Cina pada pekan lalu dianggap sebagai langkah yang belum cukup. "Meski ancaman AS untuk mengenakan tambahan tarif atas impor Cina karena adanya klaim manipulasi mata uang sudah mulai berkurang, namun tekanan untuk apresiasi renminbi (yuan) diperkirakan masih tetap tinggi," ujar Direktur Pemeringkatan Asia S&P, Ping Chew. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads