Perusahaan Pembiayaan Belum Berani Turunkan Bunga Kredit

Perusahaan Pembiayaan Belum Berani Turunkan Bunga Kredit

- detikFinance
Selasa, 09 Mei 2006 11:36 WIB
Jakarta - Perusahaan pembiayaan otomotif belum berani menurunkan bunga kredit, meski Bank Indonesia (BI) dan sejumlah bank umum telah memberikan sinyal akan memangkas suku bunganya.Tingginya bunga kredit yang dipatok perusahaan pembiayaan dengan mengacu pada suku bunga BI dan bank umum, telah membuat perusahaan sulit mendapat nasabah baru.Akibatnya, penjualan otomotif baik mobil maupun motor yang melalui perusahaan pembiayaan anjlok sejak awal tahun 2006."kalau BI rate diturunkan kita belum langsung turunkan suku bunga. Kita perlu penyesuaian dan masih menunggu bank-bank menurunkan suku bunganya," kata Presdir PT Summit Oto Finance, Djohan Marzuki.Hal itu disampikan Djohan disela-sela acara penandatanganan perjanjian pembayaran cicilan kendaraan melalui Bank Danamon, di Wisma Danamon, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (9/5/2006).Djohan mengakui, akibat tingginya suku bunga, sepanjang periode Januari-April 2006, penjualan mobil di Oto Multiartha, perusahaan grup Oto, turun 50 persen. Sedangkan penjualan motor turun 25-30 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.Saat ini, ungkap Djohan, rata-rata bunga kredit mobil di Oto Multiartha sebesar 18-21 persen per tahun. Sedangkan bunga kredit sepeda motor di Summit Oto Finance sebesar 30-32 persen per tahun.Menurut Djohan, pihaknya telah melakukan penurunan suku bunga secara bertahap dari Januari sampai April 2006 sebesar 2 persen.Djohan berharap kondisi perekonomian akan mulai membaik pada bulan Juni, sehingga penjualan perusahaan juga ikut terdongkrak. Tahun ini, Summit Oto Finance menargetkan total pembiayaan mobil dan motor Rp 10 triliun, yang dananya dari berbagai sumber. (ir/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads