BNI Pasok Uang Tunai Nyaris Rp 18 T Jelang Lebaran, Naik 12,8%

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 08 Apr 2022 13:13 WIB
Uang Tunai Rupiah
Ilustrasi/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Kebutuhan uang tunai diprediksi akan meningkat pada periode Ramadan dan libur lebaran. Hal ini karena adanya peningkatan konsumsi dan mobilitas masyarakat.

PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk mempersiapkan pasokan uang tunai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Corporate Secretary BNI Mucharom mengungkapkan BNI menyiapkan uang tunai periode Ramadan dan libur lebaran sebesar Rp 17,81 triiun. Angka ini naik 12m87% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Itu telah kami persiapkan termasuk jika terdapat penambahan cuti be rsama, kebutuhan uang tunai tentunya akan lebih tinggi lagi. Kami juga akan mengantisipasi penarikan dari para penerima manfaat program - program bantuan tunai dari pemerintah yang tentunya akan meningkatkan kebutuhan uang tunai," kata dia dalam siaran pers, Jumat (8/4/2022).

Mucharom mengatakan, BNI saat ini mempersiapkan lokasi-lokasi penarikan uang tunai bagi masyarakat, yaitu di BNI ATM, mesin ATM Setor Tarik Tunai (Cash Recycle Machine/CRM), dan cabang. Penarikan uang tunai di BNI menjadi lebih mudah karena banyaknya variasi fasilitas penarikannya.

Selain melayani penarikan uang tunai, BNI juga secara proaktif memastikan dan mempersiapkan backend solusi layanan pada kanal - kanal digitalnya. Karena kebutuhan transaksi digital yang juga diproyeksikan menguat pada tahun ini.

Oleh karena itu, selain melalui kanal digital seperti ATM dan CRM, BNI juga mempersiapkan layanan yang tangguh untuk transaksi digital pada BNI Mobile Banking. Selain menyajikan layanan seperti QRIS, transfer uang tunai, juga patut dicoba layanan tarik tunai tanpa kartu yang dapat diperoleh setelah berkonsultasi dengan customer service BNI terlebih dahulu.

Lebih lanjut, Mucharom periode Ramadhan dan Libur Lebaran kali ini juga akan diikuti dengan berbagai program apresiasi dan atensi nasabah. BNI sudah menggulirkan banyak program seperti promo pembelian tiket pesawat, hotel, belanja dan makan di merchant pilihan BNI.

Program-program tersebut diharapkan dapat membantu stimulasi pertumbuhan konsumsi masyarakat sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi lebih kuat.

Di samping itu, menurutnya program promo pada periode Ramadhan dan Libur lebaran kali ini akan banyak mendorong fasilitas produk pembiayaan konsumer khususnya kartu kredit. Kepercayaan konsumsi meningkat ini akan menjadi momentum ekspansi kinerja kartu kredit yang sejak dua tahun terakhir melambat.

"Dengan berbagai upaya tersebut BNI pun optimistis volume transaksi kartu kredit dalam 2 bulan ke depan dapat tumbuh minimal 5% secara tahunan, yang ber-impact pada pertumbuhan outstanding kartu kredit minimal 1%," jelas dia. Adapun, berbagai program promo yang disiapkan BNI sepenuhnya dapat dilihat di BNI Mobile Banking.

(kil/eds)