Direksi BRI Dirombak
Selasa, 30 Mei 2006 14:30 WIB
Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) merombak jajaran direksinya. Hanya Dirut Sofyan Basir yang masih bertahan, sementara direksi lainnya diganti. Ada apa?"Pergantian ini dilaukan dalam rangka regenerasi. Sudah disampaikan ke BI Desember tahun lalu. Tapi keputusannya baru diambil di RUPS ini," kata komisaris independen BRI Aviliani usai RUPS di Gedung BRI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (30/5/2006).RUPS memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat Wakil Dirut BRI Wayan Alit Antara. Corporate Secretary BRI Suprajarto mengatakan, posisi Wakil Dirut diputuskan untuk sementara kosong. Pengangkatan wakil Dirut akan diputuskan dalam RUPS yang belum ditentukan waktunya.Suprajarto menambahkan, pihaknya tidak tahu menahu soal pergantian ini karena sudah diputuskan oleh pemerintah sebagai pemegang saham. Suprajarto minta masalah pergantian ini ditanyakan langsung ke pemerintah.Sementara direktur lainnya yang diganti adalah Ahmad Askandar, Akhmad Amien, Hendrawan Tranggana, Ventje Rahardjo dan Gayatri rawit Anggraini. Direktur baru yang diangkat adalah Abdul Salam sebagai Direktur Keuangan, A. Toni Soetirto sebagai Direktur Konsumer, Sarwono Sudarto sebagai Direktur Operasional.Selain itu Sulaiman Arif Arianto ditunjuk sebagai Direktur UMKM, Soedaryanto Sudargo sebagai Direktur Bisnis Umum, Lenny Sugihat sebagai Direktur Administrasi Kredit dan Analisa Risiko Kredit, Bambang Soepeno sebagai Direktur Kepatuhan. Bagi DividenRUPS BRI juga memutuskan pembagian dividen tunai sebesar 50 persen dari laba bersih tahun 2005 sebesar Rp 3,808 triliun. Dividen untuk setiap pemegang saham adalah Rp 155,64, atau total mencapai Rp 1,904 triliun.RUPS juga menyetujui penetapan hapus tagih untuk tahun buku 2006 sebesar Rp 265 miliar. Jumlah itu terdiri dari hapus tagih yang sudah diajukan ke DJPLN dan yang saat ini masih dalam proses kelengkapan.
(qom/)











































