Migas dan Global Bond Dongkrak Cadangan Devisa

Migas dan Global Bond Dongkrak Cadangan Devisa

- detikFinance
Selasa, 06 Jun 2006 17:26 WIB
Jakarta - Penerimaan migas dan global bond menjadi pendongkrak utama meroketnya cadangan devisa Indonesia dalam enam bulan terakhir, dari posisi US$ 35 miliar pada Desember 2005 menjadi US$ 44 miliar di awal Juni ini.Bertambahnya cadangan devisa sebesar US$ 9 miliar itu terutama dari pemasukan migas sebesar US$ 5 miliar dan penerbitan global bond yang dilakukan pemerintah senilai US$ 2 miliar."Sumber-sumber inflow yaitu penerimaan migas sejalan dengan kenaikan harga minyak dan gas yang menyumbang net inflow sekitar US$ 5 miliar," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Hartadi A Sarwono.Hal itu disampaikan Hartadi di sela rapat kerja (raker) BI bersama Menkeu dan Bappenas dengan Komisi XI DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/6/2006). Kenaikan penerimaan migas ini juga diikuti turunnya konsumsi BBM dalam negeri pascakenaikan harga BBM pada Juli 2005, sehingga BI tidak perlu melakukan intervensi jual dolar dalam rangka membiayai pembelian minyak impor Pertamian.Selain penerimaan migas dan global bond, kenaikan cadangan devisa karena sebagian komitmen pinjaman luar negeri yang sudah cair. Sumber lainnya didapat dari penempatan devisa pemerintah di luar negeri."Baik dalam deposito, surat berharga dan semuanya itu kan menghasilkan, sehingga menaikkan cadangan devisa kita," tandas Hartadi. (ir/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads