ADVERTISEMENT

Biaya Transfer BI-Fast Rp 2.500, Bisa Turun Nggak?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 02 Jun 2022 17:01 WIB
Ilustrasi Bank Indonesia, lgo bank indonesia, bi, gedung bank indonesia di Jakarta
Biaya Transfer BI-Fast Rp 2.500, Bisa Turun Nggak?/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) telah meluncurkan sistem pembayaran Bi-Fast pada penghujung 2021. Dengan sistem ini, biaya transfer antar bank menjadi lebih murah yakni Rp 2.500. Bisa turun nggak ya?

Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran (DKSP) Bank Indonesia (BI) BI Filianingsih Hendarta mengatakan pihaknya akan melihat perkembangan. Menurutnya, harga yang berlaku tersebut merupakan harga maksimal.

"Tadi ada pertanyaan bisa nggak Rp 2.000? Jangankan Rp 2.000, kemarin inget nggak, waktu awal-awal BBM dengan temen-temen untuk BI-Fast kan saya tanya di chat temen-temen bilang lebih banyak yang mengatakan gratis, Rp 500, ya kita dukunglah itu," katanya dalam Taklimat Media, Kamis (2/6/2022).

"Nanti kita lihat lah ya dengan perkembangan, karena gini temen-temen, harga itu adalah harga yang Pak Erwin katakan ini harga maksimal," sambungnya.

Dia melanjutkan, dalam ketentuan BI biaya transfer BI-Fast akan dikaji secara berkala. Pada saatnya biaya itu bisa diturunkan.

"Jadi ada beberapa bank yang menggratiskan, ada yang promo menggratiskan, nah nanti mungkin, kita juga dalam ketentuan kita disebutkan kita melakukan review secara berkala, nanti pada saatnya tentunya hal ini bisa diturunkan," ujarnya.

Simak Video: Daftar 21 Bank dengan Biaya Transfer Cuma Rp 2.500

[Gambas:Video 20detik]



(acd/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT