Bukan Beceng, Begal Rekening Rampok Para Korban Pakai Soceng!

ADVERTISEMENT

Bukan Beceng, Begal Rekening Rampok Para Korban Pakai Soceng!

Ilyas Fadilah - detikFinance
Sabtu, 18 Jun 2022 13:30 WIB
Buru Hacker DarkSide, AS Tawarkan Hadiah Setara Ratusan Miliar Rupiah Bagi Pemberi Informasi
Ilustrasi Begal Rekening Pakai Soceng/Foto: DW (SoftNews)
Jakarta -

Modus penipuan mengatasnamakan bank marak terjadi di Indonesia. Salah satunya adalah tindak kejahatan begal rekening yang dilakukan lewat cara Social Engineering atau Soceng.

Modus penipuan ini umumnya memanfaatkan jejaring media sosial atau pesan singkat untuk menjerat korban. Misalnya, menyebarkan informasi palsu yang mengatasnamakan pihak bank tertentu.

Orang awam yang tidak tahu rawan terjebak dengan modus Soceng ini. Risikonya jelas merugikan, yaitu bisa kehilangan uang di rekening.

Nah, supaya terhindar dari begal rekening sebaiknya kenali dulu modus-modus yang biasa digunakan. Berikut 4 modus penipuan dengan cara Soceng yang dikutip dari laman resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

4 Modus Begal Rekening dengan Soceng


1. Info Perubahan Tarif Transfer Bank

Penipu berpura-pura sebagai pegawai bank dan menyampaikan informasi perubahan tarif transfer bank kepada korban. Penipu meminta korban mengisi link formulir yang meminta data pribadi seperti PIN, OTP, dan password.

2. Tawaran Menjadi Nasabah Prioritas

Penipu menawarkan iklan upgrade menjadi nasabah prioritas dengan segudang rayuan promosi. Penipu akan meminta korban memberikan data pribadi seperti Nomor Kartu ATM, PIN, OTP, Nomor CVV/CVC, dan password.

3. Akun Layanan Konsumen Palsu

Akun media sosial palsu yang mengatasnamakan bank. Biasanya muncul ketika ada nasabah yang menyampaikan keluhan terkait layanan perbankan. Pelaku akan menawarkan bantuan untuk menyelesaikan keluhannya dengan mengarahkan ke website palsu pelaku atau meminta nasabah memberikan data pribadinya.

4. Tawaran Menjadi Agen Laku Pandai

Penipu menawarkan jasa menjadi agen laku pandai bank tanpa persyaratan rumit. Penipu akan meminta korban mentransfer sejumlah uang untuk mendapatkan mesin EDC.

Itu tadi 4 modus begal rekening dengan menggunakan Soceng. Untuk itu, nasabah jangan lupa, petugas bank tidak akan meminta atau menanyakan password, PIN, MPIN, OTP, atau data pribadi kamu. Selain itu, selalu cek keaslian telepon, akun media sosial, email, dan website bank digunakan.

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT