ADVERTISEMENT

Pernah Kena Black List Masih Bisa Ambil Kredit Lagi?

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Kamis, 14 Jul 2022 20:30 WIB
Ilustrasi wanita menggunakan kartu ATM atau kartu kredit
Foto: Getty Images/filadendron
Jakarta -

Mendapatkan cap black list dari suatu perusahaan leasing atau kredit memang dapat menjadi sebuah permasalahan bagi kita. Bagaimana tidak? Sebab hal ini dapat mempengaruhi catatan kredit kita di regulator.

Apabila kita berurusan dengan pihak perusahaan leasing atau pemberi kredit dan tidak menyelesaikan kewajiban kita maka nama kita mendapatkan "cap" dari regulator yaitu black list. Hal ini dapat membuat kita tidak bisa lagi mengajukan kredit lain sebelum kewajiban kita sebelumnya terselesaikan.

Cara menyelesaikan permasalahan ini

Satu-satunya cara yang dapat Anda lakukan pertama kali adalah mengecek nama yang digunakan untuk berurusan dengan pihak leasing tersebut kepada pihak regulator. Dalam hal ini Anda dapat menanyakan di bagian Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

Adapun layanan SLIK ini dapat diakses secara online melalui website konsumen.ojk.go.id/ministedplk/registrasi. Website tersebut merupakan situs resmi dari OJK. Nah melalui layanan SLIK ini Anda dapat mengetahui apakah masih ada tanggungan/kewajiban yang masih belum terbayarkan atau tidak.

Apabila masih ada yang belum terselesaikan, maka satu-satunya cara adalah membersihkan nama Anda dengan melunasi kewajiban yang selama ini belum terselesaikan.

Setelah Anda mengecek data Anda di SLIK dan apabila masih ada kewajban yang belum terselesaikan, Anda dapat mengecek kembali berapa jumlah kewajiban yang belum terbayarkan kepada pihak leasing dan berapa bulan keterlambatannya, ingat semakin lama kewajiban tidak terbayarkan maka denda juga akan semakin membesar, lakukan dengan segera.

Selanjutnya setelah Anda sudah melakukan pelunasan kewajiban sebelumnya pastikan Anda mendapatkan surat yang menyatakan bahwa kewajiban Anda telah terselesaikan lalu cek ulang data Anda di dalam SLIK, apakah sudah bersih atau belum. Biasanya akan dibutuhkan waktu sebelum BI mengupdate data SLIK Anda.

Meski demikian surat yang Anda dapatkan dari pihak leasing dapat menjadi bukti Anda telah menyelesaikan kewajiban Anda dan dapat membersihkan nama Anda.

Dengan bersihnya nama Anda di dalam SID atau kewajiban yang terselesaikan maka Anda dapat mengajukan kredit baru untuk kebutuhan lainnya. Yang perlu diingat adalah besarnya cicilan Anda tidak boleh lebih dari 30% dari total penghasilan Anda setiap bulan, karena akan sangat berpengaruh dalam cashflow bulanan Anda dan juga dapat mempengaruhi penilaian dari Bank Indonesia.

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT