ADVERTISEMENT

Holding BUMN Danareksa Diluncurkan Hari Ini

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 20 Jul 2022 10:03 WIB
Ilustrasi Danareksa
Foto: Dok. Danareksa
Jakarta -

Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Danareksa akan diluncurkan secara resmi hari ini. Peluncuran holding Danareksa bakal dilakukan di Kementerian BUMN, Rabu (20/7).

Holding ini akan mengelola BUMN lintas sektor, mulai dari bidang jasa keuangan, kawasan industri, sumber daya air, jasa konstruksi dan konsultansi konstruksi, manufaktur, media dan teknologi, serta transportasi dan logistik.

Dalam catatan detikcom, pembentukan holding sudah direstui Presiden Joko Widodo sejak akhir 2021 yang lalu melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 113 tahun 2021 Tentang Perubahan Atas PP Nomor 25 Tahun 1976 Tentang Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk Pendirian Perusahaan Perseroan Danareksa.

PP itu diteken Jokowi sejak tanggal 10 November 2021 yang lalu dan diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada hari yang sama.

Dalam pasal 2 ayat 2 beleid tersebut dijelaskan kegiatan usaha holding Danareksa ke depan di antaranya melakukan aktivitas holding termasuk mendirikan atau turut serta dalam badan lain, aktivitas kantor pusat, serta investasi langsung, dan tidak langsung.

Kemudian kegiatan usaha lainnya ada aktivitas restrukturisasi perusahaan/aset, aktivitas pengelolaan aset BUMN atau badan usaha lain, aktivitas konsultansi manajemen, aktivitas penunjang jasa keuangan lain, serta aktivitas penelitian pasar dan jajak pendapat masyarakat.

Direktur Utama Danareksa, Arisudono Soerono pada Februari lalu mengatakan pembentukan holding BUMN ini untuk mengembangkan usaha.

Danareksa sudah menyambut 10 BUMN lintas sektor sebagai anggota holdinnya. Pengalihan saham pemerintah di 10 BUMN ke tubuh Danareksa sudah dilakukan.

"Pembentukan Holding Danareksa bertujuan mengembangkan usaha anggota holding melalui value creation dengan transformasi model bisnis, transformasi proses bisnis, serta peningkatan kualitas SDM. Sebagai contoh, menjadikan kawasan industri BUMN sebagai modern, smart and green industrial estate, perubahan bisnis Balai Pustaka menjadi IP-based licensing digital company, PPA menjadi pilar restrukturisasi BUMN dan national asset management company, dan seterusnya transformasi bisnis model untuk anggota holding lain," kata Direktur Utama Danareksa, Arisudono Soerono dalam keterangan resmi, Senin (7/2/2022) yang lalu.

Adapun pengalihan seluruh saham ini berasal dari, PT Nindya Karya, PT Kliring Berjangka Indonesia, PT Kawasan Industri Medan, PT Kawasan Industri Wijayakusuma, PT Kawasan Industri Makassar, PT Kawasan Berikat Nusantara, PT Balai Pustaka, PT Perusahaan Pengelola Aset, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung dan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut.

Lihat juga video 'Luncurkan Holding BUMN Pertahanan, Jokowi: Sudah Lama Saya Tunggu':

[Gambas:Video 20detik]



(hal/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT