ADVERTISEMENT

Bank Mandiri Tutup 40 Kantor Cabang, Genjot Layanan Digital

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 28 Jul 2022 18:10 WIB
Pekerja melakukan perawatan di logo Bank Mandiri di kawasan jalan Thamrin, Jakarta, Selasa (29/5/2012). File/detikFoto.
Bank Mandiri Tutup 40 Kantor Cabang, Genjot Layanan Digital/Foto: Dikhy Sasra
Jakarta -

Pemanfaatan teknologi digital yang dilakukan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berdampak pada operasional kantor cabang. Hingga paruh pertama 2022, Bank Mandiri sudah menutup 40 kantor cabang.

Adapun layanan Bank Mandiri yang memanfaatkan teknologi digital antara lain smart branch, Livin by Mandiri, dan Kopra. Hal ini memungkinkan nasabah tidak perlu lagi datang ke kantor cabang.

"Smart branch sementara belum didesain untuk mengurangi secara drastis jumlah cabang, tapi dengan kajian bahwa efektivitas dari layanan smart branch ini lebih tinggi dan lebih nasabah yang menggunakan channel digital, sampai dengan tahun ini sampai dengan semester I sudah lebih kurang 40 cabang yang kami tutup," kata Direktur Utama Mandiri Darmawan Junaidi dalam konferensi pers, Rabu (8/7/2022).

"Tapi ini akan berlanjut, bukan soal berapa banyak yang akan ditutup tapi seberapa besar kebutuhan nasabah yang akan datang ke cabang," katanya.

Dia mengatakan, kantor cabang Bank Mandiri yang belum ditransformasi menjadi smart branch juga akan dilengkapi dengan digital counter. Dengan demikian, nasabah akan mendapat pilihan apakah dilayani secara konvensional atau digital.

"Sehingga nanti ke depan kita akan lihat tren apakah ke depan memang masih banyak nasabah yang perlu datang ke cabang atau memang cabang itu merupakan outlet yang mungkin nasabah masih perlu datang tapi untuk transaksi sudah lebih banyak ke channel digital," katanya.

Darmawan melanjutkan bahwa dalam waktu dekat Bank Mandiri akan meluncurkan 241 smart branch.

"Besok kita akan launching ada sekitar 241 smart branch yang lebih mengedepankan teknologi," ujarnya.

(acd/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT