Antisipasi Penurunan Harga
Pemerintah Siap Intervensi ORI
Kamis, 22 Jun 2006 13:40 WIB
Jakarta - Obligasi Ritel Indonesia (ORI) 001 siap diterbitkan pada 28 Juli mendatang. Pemerintah juga mulai menyiapkan jurus intervensi jika terjadi penurunan harga ORI yang drastis di pasar sekunder.Intervensi yang dilakukan melalui buy back atau pembelian kembali, agar bisa mengangkat harga jual dan menjamin likuiditas di pasar."Kalau harga terus turun pemerintah akan intervensi. Ini penyelamatan pasar dari sisi likuiditas," kata Direktur Pengelolaan Surat Utang Negara Depkeu, Rahmat Waluyanto.Hal itu disampaikan Rahmat, dalam acara pre marketing ORI di Gedung Depkeu, Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (22/6/2006).Nantinya program buy back ORI memiliki mekanisme yang sama seperti program buy back surat utang negara (SUN) biasa.Menurut Rahmat, buy back akan dilakukan oleh peserta lelang yang di antaranya juga termasuk agen penjual ORI 001. ORI yang sudah di buy back bisa dijual kembali atau dibatalkan. "Beberapa bank itu juga peserta lelang yang menjadi agen penjual akan buy back lewat agen penjual. Harganya sesuai harga pasar," tutur Rahmat.Pemerintah saat ini juga sedang menyusun market maker atau primary dealer, sehingga harga ORI 001 maupun harga obligasi tidak gampang dijadikan ajang spekulasi.Pemerintah telah menetapkan 11 agen untuk penjualan ORI dengan total penjualan maksimal sebesar Rp 2 triliun.
(ir/)











































