ADVERTISEMENT

Terpopuler Sepekan

Deretan Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Ilyas Fadilah - detikFinance
Sabtu, 06 Agu 2022 12:45 WIB
Ilustrasi BPJS Kesehatan.
Foto: Wisma Putra
Jakarta -

BPJS Kesehatan adalah layanan kesehatan dari pemerintahan Indonesia. BPJS memberikan berbagai layanan medis, termasuk menanggung biaya operasi.

Namun, ada beberapa layanan operasi yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan. Lantas, jenis operasi apa saja yang tidak ditanggung BPJS bulan Agustus 2022?

Saat ini, masih banyak masyarakat yang belum memahami kebijakan BPJS Kesehatan dan terlalu mengandalkan layanan ini. Sehingga saat ingin melakukan tindakan operasi, ternyata BPJS kesehatan tidak menanggung biaya tersebut. Alhasil pasien menjadi kesulitan dalam membayar biaya layanan kesehatannya.

Diketahui bahwa layanan operasi dari BPJS Kesehatan ini ini hanya berlaku untuk beberapa kategori saja. Jadi tidak semua jenis operasi dapat ditanggung oleh pihak BPJS Kesehatan.

Setidaknya ada sebanyak 19 operasi yang ditanggung BPJS Kesehatan. Di luar itu setidaknya terdapat 5 jenis operasi yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan.

Berdasarkan pedoman pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yaitu Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) No. 28 Tahun 2014, berikut daftar operasi yang tidak ditanggung BPJS bulan Agustus:

Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Agustus 2022
1. Operasi Akibat Dampak Kecelakaan
2. Operasi Kosmetika atau Estetika (operasi yang bersifat tidak membahayakan kesehatan)
3. Operasi Akibat Melukai Diri Sendiri (operasi akibat tindakan ketidaktelitian atau kecerobohan yang mengakibatkan luka)
4. Operasi pada Rumah Sakit Luar Negeri (operasi yang dilakukan di luar jangkauan BPJS Kesehatan)
5. Operasi yang Tidak Sesuai dengan Prosedur BPJS Kesehatan (operasi yang tidak menyelesaikan prosedur pengajuan yang sesuai)

Prosedur pengajuan operasi menggunakan layanan BPJS Kesehatan
Di luar kriteria di atas, BPJS Kesehatan menyediakan layanan operasi bagi mereka yang membutuhkan. Namun untuk mendapatkan perlindungan penuh, peserta perlu mengikuti prosedur yang berlaku.

Jika telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, maka BPJS Kesehatan akan menanggung seluruh biaya tindakan operasi serta perawatan yang dijalankan.

Pertama, pasien diminta untuk berobat pada faskes (puskesmas atau klinik) yang telah disetujui oleh BPJS Kesehatan. Kedua, jika diperlukan tindakan operasi, maka pasien akan diberi surat rujukan ke rumah sakit.

Ketiga, dokter rumah sakit akan memeriksa pasien terkait dan mengatur jadwal operasi (apabila pasien dalam keadaan gawat darurat, maka akan dilakukan penanganan langsung).

Untuk proses operasi, dibutuhkan 3 syarat sebagai berikut:
- Kartu BPJS Kesehatan atau Kartu Indonesia Sehat (KIS).
- Surat rujukan dari Puskesmas/Faskes tingkat pertama.
- Kartu pasien yang didapatkan dari rumah sakit setelah pasien melakukan pendaftaran.

Demikian daftar operasi yang ditanggung BPJS bulan Agustus serta prosedur yang dibutuhkan untuk operasi pakai BPJS Kesehatan. Semoga sehat selalu ya!

(eds/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT