Tuan Guru Bajang Mundur dari Wakomut BSI, Ini Respons Erick Thohir

ADVERTISEMENT

Tuan Guru Bajang Mundur dari Wakomut BSI, Ini Respons Erick Thohir

Tim detikcom - detikFinance
Sabtu, 06 Agu 2022 19:48 WIB
TGH Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (Indra Komara/detikcom)
Foto: TGH Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (Indra Komara/detikcom)
Jakarta -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengucapkan terima kasih atas kontribusi Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) semasa menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama (Wakomut) Bank Syariah Indonesia (BSI). Meski tak sampai satu tahun, Erick menilai TGB mempunyai keberpihakan terhadap ekonomi syariah.

"Hari ini, saya menerima surat pengunduran diri Pak Tuan Guru Bajang, tentu saya sangat berterima kasih atas upaya beliau dalam mengawasi BSI agar tetap berada pada jalur yang telah ditetapkan," ujar Erick dalam keterangan tertulis dikutip Sabtu (6/8/2022).

Erick menyebut TGB merupakan salah satu sosok yang memiliki pengalaman panjang dalam ekonomi syariah, seperti membidani konversi Bank NTB menjadi bank NTB Syariah hingga mendukung proses terbentuknya penggabungan bank BUMN syariah menjadi BSI. Meski tak lagi menjabat sebagai Komisaris BSI, Erick meyakini TGB tetap membuka diri untuk berkontribusi dalam kemajuan ekonomi syariah.

"Tentu kita sangat terbuka dalam menerima segala masukan dalam upaya kita mendukung kemajuan ekonomi syariah dan industri halal dalam negeri, termasuk dari Tuan Guru Bajang," ucap Erick.

Sebagai informasi, mantan Gubernur NTB itu dilantik sebagai Wakil Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen BSI pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 24 Agustus 2021. TGB kala itu dilantik bersama Adiwarman Azwar Karim yang ditunjuk sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen BSI.

Dirangkum dari tgb.id, Sabtu (6/8/2022), diketahui Tuan Guru Bajang saat ini menginjak usia 50 tahun. Ia lahir pada 31 Mei 1972 di Pancor, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Ia berhasil menyelesaikan pendidikan S1, S2 hingga S3, di Fakultas Ushuludin, Jurusan Tafsir dan Ilmu Al-Qur'an, Universitas Al-Azhar Kairo. Ia juga berhasil meraih gelar doktor dengan predikat summa cum laude pada 8 Januari 2011.

(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT