ADVERTISEMENT

2 Cara Daftar Antrean BPJS Kesehatan, Tak Perlu ke Luar Rumah

Almadinah Putri Brilian - detikFinance
Selasa, 09 Agu 2022 14:40 WIB
Ilustrasi BPJS Kesehatan.
BPJS Kesehatan/Foto: Wisma Putra
Jakarta -

Kini, peserta BPJS Kesehatan tidak perlu datang pagi-pagi hanya untuk mengambil antrean untuk berobat. Sekarang, Anda dapat mengambil antrean BPJS Kesehatan secara online.

Dengan adanya antrean online BPJS Kesehatan, Anda bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan mudah tanpa menimbulkan kerumunan di fasilitas kesehatan.

Secara umum, untuk mendapatkan antrean faskes BPJS Kesehatan secara online dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu melalui aplikasi Mobile JKN dan website. Berikut merupakan cara untuk mendapatkan antrean online BPJS Kesehatan, yaitu:

Cara Daftar Antrean Faskes BPJS Kesehatan via Aplikasi Mobile JKN

1. Buka aplikasi Mobile JKN, login menggunakan email atau nomor BPJS serta password yang didaftarkan sebelumnya.

2. Pilih menu "Pendaftaran Pelayanan."

3. Pilih Poli yang akan dituju (jika perlu dirujuk ke rumah sakit, Anda dapat memilih menu antrean).

4. Nomor antrean akan diterima secara otomatis.

Cara Daftar Antrean Faskes BPJS Kesehatan via Website

1. Buka laman antrean.bpjs-kesehatan.go.id/antrean-faskes/#/access/signin.

2. Masukan username, password dan kode captcha.

3. Setelah masuk, maka menu dashboard akan ditampilkan.

4. Pilihlah menu console box.

5. Klik tombol open pada console box tersebut, maka akan tampil halaman console box yakni Peserta BPJS dan Non Peserta BPJS.

6. Untuk melakukan pengambilan nomor antrean peserta BPJS, pilihlah menu BPJS (bagi peserta BPJS).

7. Masukkan nomor peserta BPJS atau NIK peserta, kemudian pilihlah poli yang akan dituju.

8. Klik lanjutkan untuk mengambil nomor antrean pasien.

9. Nomor antrean akan muncul, peserta dapat mencetak nomor antrean faskes BPJS untuk dibawa ke faskes untuk memperoleh pengobatan.

Demikian cara untuk mendapatkan antrean BPJS Kesehatan secara online.

Lihat juga Video: Hati-hati! Nunggak Iuran BPJS Kesehatan Bisa Kena Denda Rp 30 Juta

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT