Penerbitan ORI Mundur 2 Agustus
Jumat, 30 Jun 2006 12:23 WIB
Jakarta - Pemerintah memperpanjang masa penawaran Surat Utang Negara (SUN) ritel ORI 001 yang rencananya diterbitkan 28 Juli menjadi 2 Agustus 2006.Perpanjangan waktu penawaran itu karena ada permintaan dari agen penjual. Pemerintah menargetkan penerbitan ORI 001 sebesar Rp 2 triliun.Demikian diungkapkan oleh Direktur Pengelolaan SUN Depkeu, Rahmat Waluyanto, usai penandatanganan penjualan ORI dengan 11 agen penjual, di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (30/6/2006).Pemerintah telah menunjuk 11 agen penjual ORI yang terdiri dari perbankan dan perusahaan sekuritas. Perbankan yang ditunjuk adalah Bank Mandiri, Bank Panin, Bank NISP, Bank Permata, Bank Bukopin, Citibank NA, Bank Mega dan Bank Danamon.Sedangkan tiga perusahaan sekuritas penjual ORI adalah PT Valbury Asia Securities, PT Trimegah Securities dan PT Danareksa Sekuritas.Menurut Rahmat, pemerintah belum menentukan jatah untuk 11 agen penjual tersebut, karena masih melihat order dari investor masing-masing.Calon investor disarankan melakukan shopping arround terhadap agen penjual, karena masing-masing agen penjual memberikan biaya yang berbeda-beda untuk transaksinya.
(ir/)











































