Sinyal The Fed Diharap Bisa Tenangkan Emerging Market

Sinyal The Fed Diharap Bisa Tenangkan Emerging Market

- detikFinance
Jumat, 30 Jun 2006 15:06 WIB
Jakarta - Gejolak yang akhir-akhir ini terjadi di emerging market diharapkan bisa mereda setelah Bank Sentral AS (Federal Reserve/Fed) memberi sinyal akan menghentikan rangkaian kenaikan suku bunganya.Harapan tersebut disampaikan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Aslim Tadjudin saat dicegat usai Salat Jumat di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (30/6/2006)."Sinyal yang diberikan The Fed bahwa mereka akan menghentikan kenaikan suku bunganya pada sidang FOMC mendatang memberikan ketenangan di pasar global. Harapan kita, dengan sinyal tersebut gejolak di emerging market mereda," urai Aslim.Kondisi pasar global pun berangsur-angsur membaik setelah Fed mengumumkan hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang berlangsung selama 2 hari itu. Sejumlah mata uang dan bursa saham yang sempat lesu menunggu hasil FOMC akhirnya kembali bergairah. "Kalau kita lihat perkembangan terhadap mata uang global dan regional hampir semuanya menguat terhadap dolar AS," jelas Aslim.Demikian pula dengan nilai tukar rupiah yang terus menguat. Aslim bahkan meyakini, jika tekanan inflasi bisa dikurangi dan ekspor meningkat, maka rupiah bisa semakin menguat di masa depan.Mengenai BI rate, Aslim mengatakan bahwa kemungkinan untuk naik sudah tidak ada meski tren suku bunga dunia masih terus meningkat. "Hemat saya kebijakan dalam RDG hanya dua opsi yakni bertahan atau menurunkan BI rate. Kalau menaikkan jelas tidak," tandasnya. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads