Nasabah Ultra Mikro Diusulkan Dapat Subsidi Bunga

ADVERTISEMENT

Nasabah Ultra Mikro Diusulkan Dapat Subsidi Bunga

Tim detikcom - detikFinance
Kamis, 08 Sep 2022 23:46 WIB
Co-Location Senyum hadir sebagai bentuk integrasi antara BRI, Pegadaian, dan PNM. Di sini, warga dapat akses layanan permodalan, menabung, hingga investasi emas
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Nasabah ultra mikro di PT Permodalan Nasional Madani (PNM) maupun PT Pegadaian diusulkan dapat subsidi bunga. Usulan itu disampaikan anggota Komisi VI DPR Nusron Wahid.

"Saat ini mereka itu nasabah yang baru memulai usaha dan berusaha naik kelas. Kasihan kalau dalam situasi berat kayak begini kena bunga yang tinggi," ujar Nusron Wahid saat Raker Komisi VI dengan Menteri BUMN Eric Tohir dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadila, dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (8/9/2022).

Menurut Nusron, saat ini nasabah ultra mikro PT PNM rata-rata meminjam dana sebesar Rp 2 juta dan harus cicil per minggu sebesar Rp 50 ribu selama setahun.

"Masak pinjam 2 juta harus mengembalikan 2,6 juta setahun? Jadi kena 30 persen. Ini sungguh berat bagi nasabah," kata Nusron.

Karena itu, Nusron mengusulkan kepada Menteri BUMN Eric Tohir agar memperjuangkan kepada Menteri Keuangan agar ada subsidi buat pelaku ultra mikro, apalagi mereka merupakan pelaku usaha di level kelompok rentan.

"Mumpung ini momen pembahasan anggaran, tolong dimasukkan dalam kesimpulan dan diperjuangkan. Masak yang KUR dapat subsidi, sampai hanya dapat bunga 3 persen. Masak yang ultra mikro 30 persen. Sungguh tidak adil," kata Nusron.

Untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) menurut Nusron, dalam nota keuangan tahun 2023, plafonnya dinaikkan dari Rp 373 trilyun menjadi Rp 460 triliun.

"Coverage nya nambah dan bunga hanya 3 persen. Ada subsidi bunga dan penjaminan. Saya kira yang ultra mikro juga harus sama dengan KUR. Supaya tidak ada diskriminasi," ujarnya.

Bahkan, pemerintah juga sangat serius dengan program KUR dengan menambah modal PT Jamkrindo dan PT Askrindo dalam kapasitas sebagai penjaminan KUR. Namun penjaminan terhadap ultra mikro dan subsidi bunga tidak ada.

"Saya kira ini saatnya Pak Menteri berpihak kepada org bawah dan susah," tutur Nusron.

(hns/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT