ADVERTISEMENT

BNI & Bank Sumut Kolaborasi Terbitkan Kartu Kredit Pemerintah Domestik

Dea Duta Aulia - detikFinance
Senin, 12 Sep 2022 10:57 WIB
PT Bank Negara Indonesia (BNI) (Persero) Tbk bersama PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara (Bank Sumut) lanjutkan program kolaborasi Orange Synergy.
Foto: Dok. BNI
Jakarta -

PT Bank Negara Indonesia (BNI) (Persero) Tbk bersama PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara (Bank Sumut) lanjutkan program kolaborasi Orange Synergy. Program tersebut merupakan kelanjutan dari penandatanganan MoU yang dilakukan oleh Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati dan Direktur Utama Bank Sumut Rahmat Fadillah Pohan di Graha BNI Sudirman Jakarta pada beberapa waktu lalu.

Pada kelanjutan program kali ini, kedua belah pihak akan menerbitkan Kartu Kredit Pemerintah Domestik (KKPD) sebagai upaya mendorong Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI) khususnya terkait dengan aspek sistem pembayaran Nasional. KKPD ini dikembangkan melalui mekanisme QRIS dengan sumber dana kartu kredit yang dapat ditransaksikan lebih dari 20 juta Merchant QRIS. Sehingga pada akhirnya memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan bisnis baik bagi Bank Sumut maupun BNI.

"Tentunya, kami harapkan langkah kerja sama dapat menguntungkan sebesar-besarnya stakeholder. Tidak hanya bagi pemerintah daerah yang mendapat kemudahan transaksi, tetapi juga pelaku UMKM yang saat ini lagi dalam masa ekspansi kinerja pasca pandemi," kata Adi dalam keterangan tertulis, Senin (12/9/2022).

KKPD juga dapat memfasilitasi belanja pengadaan Pemerintah melalui platform yang disediakan secara terpusat oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), antara lain Toko Daring.

"Kami juga akan mengembangkan sistem untuk memudahkan proses rekonsiliasi untuk proses pembayaran atas penggunaan dari KKPD yang diharapkan dapat mempermudah dari sisi Satuan Kerja Perangkat Daerah dan BPD dalam melakukan monitoring dan kontrol terhadap penggunaan uang persediaan (UP) untuk kebutuhan belanja operasional dan perjalanan dinas. Sistem rekonsiliasi dan monitoring tersebut tentunya juga dapat mempermudah dan mempercepat proses pembuatan laporan pertanggungjawaban penggunaan UP dari Satker yang selanjutnya akan dilakukan proses pembayaran terhadap BPD," jelas Adi.

Sementara itu, Rahmat Fadillah Pohan menjelaskan kerja sama ini akan semakin meningkatkan inovasi dan layanan bagi Bank Sumut di masa sekarang ini. Sebab melalui kerja sama ini akan memberikan value dan kemajuan.

"Bagi setiap perusahaan penting untuk melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak agar dapat memberikan value dan kemajuan. Bagi Bank Sumut, kolaborasi dengan berbagai pihak dapat meningkatkan layanan terutama teknologi dan akses jaringan untuk meningkatkan value produk Bank Sumut," tutupnya.

(akn/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT