Hmmm... Lezatnya Investasi ORI
Senin, 17 Jul 2006 09:20 WIB
Jakarta - Pemerintah mulai hari ini membuka penawaran Obligasi Ritel Indonesia alias ORI. Well, bagi yang berminat, buruan saja. ORI tampaknya bakal diserbu peminat karena imbal hasilnya cukup lezat. Masa penawaran ORI dibuka sejak Senin (17/7/2006) hingga Jumat, 4 Agustus 2006. Instrumen investasi baru ini memang masih terasa asing bagi kaum awam. Sebenarnya, apa sih ORI?ORI ini adalah obligasi negara yang diterbitkan khusus untuk investor kecil-kecilan dengan nomial Rp 1 juta. Modal membeli ORI ini cukup dengan Rp 5 juta untuk 5 unit. Bagaimana dengan suku bunganya? Nggak kalah kok dengan suku bunga deposito. Jika suku bunga deposito berkisar 8-11 persen, ORI memiliki kupon alias bunga sebesar 12,05 persen.ORI ini memiliki kesamaan dengan deposito yakni sama-sama kena pajak final sebesar 20 persen dan juga mendapat jaminan pemerintah baik pokok maupun kuponnya. Nah, untuk pembayaran kupon, jangan takut tidak dibayar pemerintah. Untuk urusan satu ini, pemerintah Indonesia punya track record yang cukup baik yakni tidak pernah default alias gagal bayar.Berbeda dengan deposito atau tabungan lainnya yang bisa dicairkan setiap saat, ORI harus ditahan dalam jangka waktu 3 tahun. Artinya, nasabah tidak boleh mencairkan hingga tiba batas waktunya.Namun jika investor kepepet, mereka bisa menjualnya di pasar sekunder. Yang harus diingat, saat menjual kita belum tentu bisa mendapatkan pembeli ORI yang bersedia dengan harga yang kita inginkan. Jadi, investor yang ingin berinvestasi di ORI adalah yang memang betul-betul menyisihkan dana untuk investasi.Nah, bagi yang berspekulasi, investor bisa saja mentransaksikan ORI miliknya dengan melihat perkembangan naik turunnya harga ORI setiap hari. Banyak faktor yang bisa mempengaruhi naik turunnya harga itu.Bagaimana cara membeli ORI? Anda cukup memasan melalui agen-agen penjual yang sudah ditetapkan pemerintah. Ada 11 agen penjual yakni Bank Mandiri, Bank Bukopin, Bank Permata, Bank Mega, Citibank NA, Bank NISP, Bank Danamon, Bank Panin, Trimegah Securities, Danareksa Sekuritas dan Valbury Asia Securities. Untuk penjatahan pertama, pemerintah hanya akan memberikan pemesanan dari Rp 5 juta hingga Rp 50 juta. Untuk pemesanan di atas Rp 50 juta, investor harus menunggu pada penjatahan kedua.Jadi, buruan saja datangi para agen penjual itu. Soalnya, pemerintah hanya 'menjatah' ORI Rp 2 triliun untuk tahap pertama ini. Jangan lewatkan pula acara 'Pembukaan Masa Penawaran Obligasi Negara Ritel Seri ORI001' yang akan dimeriahkan stan agen penjual ORI yang digelar di Auditorium Dhanapala, Gedung D Departemen Keuangan, Jalan Senen Raya No 1 yang digelar pada hari ini dari pukul 12.30-16.00 WIB.Selamat berburu ORI....
(qom/)











































