Pinjaman Diaspora BNI Bantu Pengembangan Bisnis Kuliner di Inggris

ADVERTISEMENT

Pinjaman Diaspora BNI Bantu Pengembangan Bisnis Kuliner di Inggris

Erika Dyah - detikFinance
Rabu, 09 Nov 2022 17:24 WIB
BNI
Foto: BNI
Jakarta -

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI mengakuisisi salah satu debitur diaspora loan bidang kuliner di Inggris. Usaha bernama Waroeng Windsor milik Diaspora Indonesia, Aqaya Davenport di Windsor, Inggris ini menambah daftar pencapaian BNI dalam bersaing secara global di segmen UMKM.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo mengungkap salah satu mandat BNI adalah memfasilitasi Indonesia-related business di luar negeri. Pihaknya pun berkomitmen mengambil peran strategis sebagai bank global asal Indonesia yang secara khusus membantu para diaspora mengembangkan bisnis di luar negeri.

Menurut Okki, usaha Waroeng Windsor memiliki potensi pengembangan yang sangat baik karena dapat menarik banyak perhatian pencinta kuliner di Inggris.

"Kami merasa bangga diberi kesempatan untuk ikut berkontribusi dalam pengembangan Waroeng Windsor. Melalui Diaspora Loan ini, kami harapkan dapat dapat mengakomodir lebih banyak lagi kebutuhan Diaspora Indonesia di Inggris dalam mengembangkan usahanya," ungkap Okki dalam keterangan tertulis, Rabu (9/11/2022).

Okki memaparkan BNI telah menjalankan program Diaspora Loan sejak tahun 2021. Program ini bertujuan memberikan dukungan pembiayaan untuk Indonesia-Related business yang dijalankan oleh Diaspora.

"Diaspora loan ini merupakan salah satu langkah BNI dalam menggali potensi-potensi bisnis, baik itu dari luar negeri ke Indonesia, maupun dari Indonesia ke luar negeri. Hingga September 2022, BNI telah menjalin kerja sama dengan 29 nasabah diaspora di berbagai sektor di antaranya 14 restoran, 11 trading atau jasa, 3 minimarket, dan 1 jasa transportasi," paparnya.

Lebih lanjut, ia menjabarkan BNI telah membuka cabang Internasional pertama sejak 1955. Serta memiliki Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) di berbagai pusat bisnis Internasional, yakni di Singapura, Hong Kong, Tokyo, Seoul, London, dan New York. Selain itu, BNI juga melayani dari satu sub branch di Osaka, Jepang dan Representative Office di Amsterdam, Belanda.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno yang berkesempatan mengunjungi dan meresmikan Waroeng Windsor di Windsor, Inggris turut menyampaikan apresiasi positif atas penyaluran kredit bagi bisnis Diaspora Indonesia di Inggris yang dilakukan oleh BNI. Menurutnya, BNI memiliki program yang sangat positif bagi diaspora Indonesia segmen UMKM di luar negeri.

Kisah Jatuh Bangun Sang Peringkat 1

Pemilik Waroeng Windsor sekaligus Diaspora Indonesia, Aqaya Davenport bercerita Waroeng Windsor merupakan bisnis restoran milik diaspora Indonesia yang mengadopsi konsep warung makan di Indonesia. Warung pertamanya dibuka di Aldershot dan langsung mendapat penerimaan positif, baik dari diaspora Indonesia maupun masyarakat pencinta kuliner asal Inggris.

"Berkah dari kecintaan terhadap makanan Indonesia, kami bersyukur Waroeng Windsor diganjar penghargaan dengan meraih peringkat #1 Tripadvisor dari 62 restoran di Aldershot," tutur Aqaya.

Kendati demikian, perjalanan usaha memang tak selamanya mulus. Selama masa pandemi, Aqaya mengaku usahanya turut terdampak sehingga harus ditutup selama 6 (enam) bulan. Namun, ia tetap bersabar hingga dalam satu acara pihaknya berkesempatan mengenal BNI London dan mulai saling menjajaki peluang kerja sama pembiayaan usaha.

"Dulu saya memiliki impian untuk bisa membuka usahanya di Windsor, dan saat ini harapan itu terwujud dengan adanya Diaspora Loan dari BNI Cabang London," pungkasnya.

(fhs/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT