BNI Dorong UMKM Binaan Go Internasional di Forum G20

ADVERTISEMENT

BNI Dorong UMKM Binaan Go Internasional di Forum G20

Dea Duta Aulia - detikFinance
Sabtu, 12 Nov 2022 10:28 WIB
BNI Xpora
Foto: BNI
Jakarta -

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) mendorong UMKM Go Internasional melalui momentum G20. Pada forum bergengsi tersebut, para pelaku UMKM memiliki peluang untuk memperkenalkan produk kerajinan tangan kepada tamu kenegaraan.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan realisasi dukungan tersebut yakni melalui side event G20 yakni Future SMEs Village, BNI melalui program BNI Xpora membawa sejumlah pelaku UMKM di bidang kerajinan tangan, kosmetik, hingga fesyen. Adapun Future SMEs Village dibuka secara resmi oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Nusa Dua, Bali, Jumat (11/11).

"Kami harap para pelaku UMKM binaan kami ini dapat menemukan semangat baru, peningkatan kinerja lebih baik, serta potensi-potensi baru pada Future SMEs Village ini," kata Okki dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/11/2022).

Ia menjelaskan dalam rangka menyambut banyaknya wisatawan pebisnis, BNI bakal memperkuat kapasitas dan kapabilitas produksi para pelaku UMKM binaan. BNI berharap pelaku UMKM lebih siap dalam menjawab kesempatan kerja sama ekspor yang semakin besar dalam momentum G20 ini.

"Justru yang kami harapkan bukan one time buying yang itu hanya temporary. Kami tentunya siapkan juga berbagai program pembinaan, pendampingan, hingga business matching yang dapat digunakan pelaku UMKM untuk Go Internasional guna melompat lebih tinggi," ujarnya.

Ia menuturkan pihaknya BNI memiliki program BNI Xpora yang khusus mendorong pelaku UMKM ekspor ke luar negeri. Total portofolio kredit BNI Xpora hingga September 2022 tercatat telah mencapai Rp 25,79 triliun, tumbuh 71,08% secara tahunan (YoY).

"Untuk memudahkan pengelolaan cash manajemen dan kebutuhan transaksi personal pelaku UMKM, BNI memiliki BNI Direct dan BNI Mobile Banking yang menambah experience nasabah dalam melakukan mengakses berbagai solusi perbankan BNI," tutupnya.

(fhs/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT