ADVERTISEMENT

Cerita Horor Diteror Tawaran Kredit, Sehari Ditelepon 10 Kali!

Dana Aditiasari - detikFinance
Senin, 21 Nov 2022 13:50 WIB
Asian young woman using a mobile phone and credit card for online shopping.
Foto: Getty Images/iStockphoto/Jirapong Manustrong
Jakarta -

Bukan diteror lantaran tak bayar utang, kali ini marak penawaran kredit via telemarketing.

Pengalaman diteror penawaran kredit ini salah satunya dialami oleh Raditya, laki-laki 30 tahun yang kini berprofesi sebagai pekerja swasta.

"Gila, sehari ditelepon sampe 10 kali. Nomornya ganti-ganti, tapi pas diangkat dari perusahaan kredit yang sama," tutur dia saat berbincang dengan detikcom, Senin (21/11/2022).

Mulanya, Raditya bercerita dirinya baru saja melunasi cicilan kredit melalui salah satu perusahaan pembiayaan.

Kredit yang ia ambil digunakan untuk membeli laptop untuk menunjang pekerjaannya dengan harga sekitar Rp 18 juta dengan tenor selama 12 kali cicilan.

"Nah, pas lunas itu, sorenya saya ditelepon dari perusahaan kredit itu. Ditawari kredit lagi tapi saya tolak karena belum ada kebutuhan lagi," tutur dia.

Namun meski sudah ditolak, pihak yang menghubunginya masih kukuh menawarkan produk kredit.

"Singkat cerita tetep saya tolak. teleponnya ditutup," jelas Radit.

Namun, cerita teror tak berhenti sampai di situ. Keesokan harinya ia kembali menerima telepon dari nomor tidak dikenal.

"Pokoknya nomornya mirip-mirip, cuma beda nomor belakangnya. Tapi ya itu, sehari bisa 8-10 kali telepon. Saya cek di aplikasi, ternyata itu nomor masih dari perusahaan kredit itu," beber dia.

"Jujur ini sudah sangat ganggu ya. Kalau kayak gini, saya bisa lapor ke mana sih?" tandasnya.

detikers punya pengalaman serupa? Yuk tulis pengalaman kalian di kolom komentar ya. Atau email ke redaksi redaksi@detikfinance.com. Jangan lupa sertakan nomor telepon detikers di badan email agar tim redaksi bisa menghubungi.

(dna/ang)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT