Bank Mandiri 'Sisihkan' 15% Kredit untuk Biodiesel
Senin, 24 Jul 2006 12:12 WIB
Jakarta - Bank Mandiri 'menyisihkan' maksimal 15 persen portofolio kreditnya yang mencapai Rp 100 triliun untuk investasi energi alternatif biodiesel."Kita cukup banyak jumlahnya. Kita itu maksimal 15 persen dari portofolio," ujar Direktur Korporasi Bank Mandiri Abdul Rachman di Istana Negara, Jakarta, Senin (24/7/2006).Abdul Rachman menjawab hal itu saat ditanya seputar nilai kredit yang diberikan oleh Bank Mandiri untuk investasi biodiesel.Ia menjelaskan, saat ini sektor bioenergi yang sedang populer adalah menggunakan CPO dengan kelapa sawit. Untuk sektor ini, Bank Mandiri telah menggelontorkan lebih dari Rp 8 triliun. Bank Mandiri sendiri melirik pembiayaan untuk sektor ini mengingat pertumbuhannya yang cukup baik. "Kita masih membiayai itu karena sekarang ini permintaan tidak hanya untuk kosmetik maupun bahan-bakar derivatif, tapi untuk sekarang ini untuk biodiesel," ungkapnya. Namun Abdul tidak bisa memastikan apakah pembiayaan di sektor ini akan ditambah. "Saya tidak bisa pastikan, tergantung demand karena banyak juga yang membuat biodiesel," tandasnya.
(qom/)











































