BI Minta Perbankan Genjot Penyaluran Kredit Semester II
Senin, 24 Jul 2006 13:32 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) berharap penyaluran kredit pada semester II-2006 lebih baik dibanding semester I, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi 5,7-5,9 persen tahun ini.BI meminta kalangan perbankan untuk me-review dan menyusun kembali business plan, untuk mengetahui hambatan dari penyaluran kredit selama semester I-2006."Kita minta semua bank untuk me-review dan menyusun kembali business plan-nya.Itu akan dikumpulkan dan kita lihat apa saja hambatannya, sehingga akhir bulan ini atau awal bulan depan sudah ada review mengenai target kredit di tahun 2006," kata kata Gubernur BI Burhanuddin Abdullah.Hal itu disampaikan Burhanuddin disela acara seminar pendidikan keuangan syariah yang dilakukan oleh International Center for Education in Islamic Finance (INCEIF) di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (24/7/2006).Burhanuddin berharap penyaluran kredit pada semester II-2006, bisa lebih cepat dan mencapai 18 persen agar bisa mencapai target pertumbuhan ekonomi tahun ini yang oleh BI diprediksi 5,7 persen dan pemerintah 5,9 persen.Pertumbuhan kredit selama semester I-2006 hanya 2,4 persen dibandingkan akhir Desember 2005. Angka ini jauh lebih kecil dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang pertumbuhan kreditnya 10 persen. "Kalau bisa mencapai 18 persen pertumbuhannya dan itu bisa menopang perekonomian yang kita inginkan. Kalau tidak seperti itu barangkali susah. Target pertumbuhan ekonomi mungkin bisa tercapai apabila dipercepat semua proses itu," tutur Burhanuddin.Untuk tahun 2006, BI menargetkan penyaluran kredit perbankan nasional bisa mencapai 20 persen. Namun pada semester I baru mencapai 2,4 persen, sehingga BI berharap semester II bisa mencapai 18 persen.
(ir/)











































