BEI Rangkul Eksportir Makassar

BEI Rangkul Eksportir Makassar

- detikFinance
Selasa, 25 Jul 2006 15:53 WIB
Makassar - Setelah Surabaya dan Medan, Bank Ekspor Indonesia (BEI) juga merangkul para eksportir di Makassar. BEI akan menyediakan kredit ekspor di wilayah ini hingga Rp 500 miliar."Ya kita akan sediakan mungkin sekitar Rp 500 miliar, tapi baru akan mulai dari Rp 100 miliar atau Rp 200 miliar di tahun 2007," kata Dirut BEI, Arifin Indra.Hal itu disampaikan Arifin, disela acara media workshop soal kinerja ekspor dan daya saing Indonesia, di Hotel Sahid, Jalan Ratulangi, Makassar, Selasa (925/7/2006).Kantor BEI di Makassar mulai beroperasi pada Rabu 26 Juli 2006 dengan menempati Gedung Sucofindo di Jalan Urip Sumoharjo Makassar. Operasional pada tahap awal ini dengan kegiatan pencatatan pembiayaan ekspor. Pembukaan kantor BEI di Makassar, menurut Arifin, karena melihat potensi yang cukup besar di wilayah Timur Indonesia. Seperti banyaknya gudang atau tempat penyimpanan barang atau komoditas untuk ekspor di wilayah ini."Kita akan lakukan pembiayaan resi gudang karena di sepanjang jalan bandara itu banyak gudang daerah industri," ujar Arifin.BEI akan melakukan pembiayaan ekspor terutama komoditas pertanian hingga sebesar 70 persen. Bank BUMN ini juga akan bekerja sama dengan bank-bank lain dalam pembiayaan ekspor tersebut."Kalau Si Pulan sudah ambil kredit di Bank Mandiri misalnya kita akan bantu dia memberikan pembiayaan dan dia dapat tetap membayar kreditnya di Bank Mandiri," jelas Arifin.Komoditas kredit ekspor yang akan difasilitasi BEI antara lain jagung, coklat, rumput laut dan hasil pertanian lainnya. Sampai kuartal I-2006 aset BEI mencapai Rp 7,637 triliun. Modal inti dari semula Rp 3 triliun yang merupakan setoran pemerintah tahun 1999 kini menjadi Rp 3,87 triliun.Sementara kredit yang telah disalurkan Rp 4,185 triliun dengan laba bersih Rp 67,25 miliar. CAR mencapai 117,9 persen, LDR 81,48 persen dan NPL 0 persen. (ir/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads