RI Makin Gencar Gandeng Negara ASEAN, Belanja di Luar Negeri Tambah Gampang!

ADVERTISEMENT

RI Makin Gencar Gandeng Negara ASEAN, Belanja di Luar Negeri Tambah Gampang!

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 02 Des 2022 15:34 WIB
Warga berbelanja dan membayarnya menggunakan pembayaran non tunai di Seluas, Kalimantan Barat, Selasa (6/9/2022). Warung yang berada di Seluas ini telah menyiapkan pembayaran non tunai dengan QR Code, warung sembako ini dimiliki oleh Jambakri yang juga menjadi agen Brilink.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Asisten Gubernur Bank Indonesia/Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Filianingsih Hendarta mengungkapkan bank sentral akan memperluas kerja sama dengan negara-negara lain dalam sistem pembayaran.

"Setelah bilateral nanti akan ke multilateral. Kita harap untuk ASEAN ini tidak hanya ngomong-ngomong saja, kita mau tersambung dengan Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina," kata dia dalam acara Siniar BI, Jumat (2/12/2022).

Filianingsih menjelaskan, tak menutup kemungkinan konektivitas ini bisa terjalin dengan negara ASEAN lain dan negara di luar ASEAN.

"Ini proyek nyata, tidak ngomong saja riil dilakukan dan bisa menjadi model global. Jadi ini langsung implementasi, kita harap G20 India bisa meneruskan," ujar dia.

Dia mengungkapkan saat ini ada beberapa cakupan kerja sama. Mulai dari QR cross border, instant payment, fast payment, RTGS dan local currency settlement.

"Untuk local currency settlement. Kita pakai itu dan tak lagi pakai dolar AS," jelas dia.

Sebelumnya Lima bank sentral di Asia yaitu Bank Indonesia (BI), Bank Negara Malaysia (BNM), Bangko sentral Pilipinas, Monetary Authority of Singapore dan Bank of Thailand (BoT) hari ini menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk konektivitas sistem pembayaran di lima negara.

Dengan kerja sama ini, transaksi di negara-negara tersebut bisa hanya dengan ponsel.

Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan selama ini, bank sentral sudah terkoneksi antar negara. Misalnya orang Thailand ke Indonesia atau sebaliknya bisa langsung bertransaksi melalui sistem local currency.

"Ke depan dalam waktu dekat ke manapun pergi di negara ASEAN ini bisa menggunakan QR masing-masing untuk transaksi Fast Payment realtime selama 24 jam dalam tujuh hari jadi bisa lebih cepat dan biaya yang murah, hanya pakai QR di hp," kata dia.



Simak Video "Jokowi Pamer Kemajuan ASEAN di Bidang Pembayaran Lintas Negara"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT