Pesanan ORI Baru Rp 1,9 Triliun

Pesanan ORI Baru Rp 1,9 Triliun

- detikFinance
Kamis, 03 Agu 2006 10:57 WIB
Jakarta - Obligasi Ritel Indonesia (ORI) tampaknya belum betul-betul diminati oleh masyarakat Indonesia yang deposito minded. Buktinya, mendekati hari terakhir masa pemesanan, ORI baru dipesan Rp 1,9 triliun.Dari target penerbitan ORI sebesar Rp 2 triliun, hingga 2 Agustus pemesanan yang masuk baru Rp 1,9 triliun."Kemarin saja sudah lebih dari Rp 1,9 triliun. Ya doain saja, masih ada beberapa hari," kata Dirjen Perbendaharaan Depkeu Mulia P Nasution di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (3/8/2006).Mulia menambahkan, meski sejumlah agen penjual mengeluhkan kurangnya waktu penawaran yang hanya tiga minggu, pemerintah bersikukuh tidak akan memperpanjang."Ya ini kan barang baru. Nanti tentunya ini menjadi masukan kita untuk penerbitan yang akan datang. Apakah tahun ini atau tahun depan. So far ya sesuai rencana," tegasnya.Menurut Mulia, ORI ini sebenarnya ditujukan kepada masyarakat kecil atau para profesional yang selama ini menempatkan dananya di deposito perbankan. Pemerintah berharap dengan ORI yang unit terkecilnya hanya Rp 5 juta ini membuat masyarakat tergiur untuk mengalihkan dananya dari deposito."Jadi perlu ada sosialisasi supaya kita semua bisa mendukung pembangunan itu. Seperti wartawan kan dapat uang tahunan, kan ORI cuma Rp 5 juta. Bisa kan," candanya. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads