Hanya 5% SDM Perbankan Syariah yang 'Asli'
Kamis, 03 Agu 2006 13:45 WIB
Jakarta - Perbankan syariah masih menghadapi kendala Sumber daya manusia (SDM). Bayangkan, saat ini hanya 5 persen SDM perbankan syariah yang 'asli' alias memiliki basis pendidikan syariah. Sisanya? Wallahualam.Berdasarkan hasil penelitian FE UI tahun 2003, praktisi bank-bank syariah di Indonesia saat ini memiliki komposisi pendidikan yakni, SMU sebanyak 18 persen, D3 sebanyak 21 persen, S1 59 persen dan S2 sebanyak 2 persen."Ini dari data penelitian FE UI di tahun 2003, dan kondisi ini secara umum belum banyak berubah," kata Deputi Gubernur BI, Maulana Ibrahim, dalam peluncuran program magister management studi Keuangan Islam Universitas Paramadina, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis(3/8/2006).Disampaikan Maulana, dari 70% SDM tersebut berasal dari bank Konvensional, 20% baru lulus perguruan tinggi, dan hanya 5% saja yang memiliki dasar pendidkan bank syariah."Diperkirakan dalam 5 hingga 10 tahun kedepan, dibutuhkan tidak kurang dari lima ribu hingga sepuluh ribu SDM yang memiliki kemampuan tentang syariah," kata Maulana.Ia menambahkan, masih terhambatnya perkembangan industri keuangan dan perbankan syariah antara lain karena masih belum terdapat format baku tentang kurikulum ekonomi syariah.Selain itu, literatur tetang ekonomi syariah masih terbatas dan juga terbatasnya pakar ekonomi yang memahami ilmu ekonomi syariah.Kendala itu masih ditambah kurangnnya pemahaman pelaku ekonomi syariah pada nilai akidah dan akhlak, sehingga keberpihakan dan pengetahuan tentang ekonomi islam belum begitu besar.
(ir/)











































