BTN Harap Raup Rp 2 T dari IPO
Kamis, 03 Agu 2006 18:01 WIB
Jakarta - Setelah mendapat dukungan dari pemerintah soal penawaran umum perdana (IPO), BTN mengharapkan bisa menghimpun dana Rp 2 triliun dari penawaran perdananya itu. Nantinya, dana IPO digunakan untuk memperkuat struktur permodalan BTN."Sekali lagi saya mengatakan tergantung pemerintah sebagai pemegang saham mau diliusi berapa. Tapi kalau saya ditanya yang paling aman kalau bisa Rp 2 triliun," ujar Dirut BTN Kodradi usai acara kerjasama BTN dengan Universitas Indonesia, di Kantor BTN, Jl Gajah Mada, Jakarta, Kamis (3/8/2006).Manajemen BTN sendiri meminta IPO dilaksanakan tahun depan, sesuai keinginan pemerintah. Dengan ketentuan pemerintah tetap memegang 51 persen saham BTN."Pemerintah mintanya 2007, mudah-mudahan baik. Sebetulnya BTN sudah go publik dulu tahun 1989 dengan menjual surat utang bukan saham. Jadi sebetulnya sudah biasa," ujarnya.Sementara itu untuk pembiayaan KPR tahun ini, dari target 100.000 pada bulan Juni 2006 sudah terealisasi 42.135 unit. Lebih tinggi jika dibanding periode sama tahun lalu 39.705 unit atau naik 6,57 persen"Atau rupiahnya naik dari Rp 1,05 triliun menjadi Rp 1,36 triliun, atautumbuh hampir 30 persen sedangakan realisasi kredit seluruh BTN posisiJuni Rp 3,19 triliun. Berarti sisa 57,89 persen. Targetnya 5,5 triliuntercapai 3,19 triliun per Juli," ujarnya.Data Keuangan BTN per 30 Juni 2006CAR 18,17 persenNPL 2,55 persenLDR 81,47 persenROA 1,76 persenROE 19,17 persenNIM 5,12 persenTotal aset Rp 30,15 triliunDana Pihak Ketiga Rp 20,451 triliunKredit disalurkan Rp 16,6 triliunLaba Rp 262 miliar
(qom/)











































