Bank Mandiri Semarang Implementasikan Sistem Kliring Nasonal
Jumat, 04 Agu 2006 14:11 WIB
Jakarta - Bank Mandiri Semarang mulai hari ini mengimplementasikan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI). Dengan sistem ini, pengiriman uang dipercepat.Demikian siaran pers dari Direktur Teknologi dan Operasi Bank Mandiri Sasmita yang diterima detikcom, Jumat (4/8/2006).Pelaksanaan sistem kliring di Semarang untuk Bank Mandiri melengkapi 28 wilayah kliring yang telah berjalan sejak 2005 lalu. Sistem kliring ini sudah menjangkau 637 cabang Bank Mandiri di wilayah Jakarta, Jabar, Jatim, NTB, NTT, Sumut, Sumbar, dan Sulawesi Selatan.Rencananya BI akan mengimplementasikan SKNBI secara bertahap di 74 wilayah kliring yang tersebar di seluruh Indonesia sampai 2007. "Nasabah dapat merasakan cepatnya proses pengiriman uang dengan sistem tersebut. Proses transaksi kliring yang terpusat akan menjadi lebih efisien," ujar Sasmita.Proses kiriman uang dikredit ke rekening nasabah pada hari yang sama, karena tidak memproses fisik warkat lagi. Selain itu menjamin keakuratan dan terhindar dari kemungkinan upaya pemalsuan fisik warkat karena dilakukan secara elektronik yang diproses secara Straight Through Processing (STP).Saat ini transaksi kliring per hari di bank yang beraset Rp 255,3 triliun ini untuk wilayah Jakarta khususnya kliring kredit sebesar 23.000 item dan kliring debit sebanyak 11.000 item.Sedangkan untuk wilayah luar Jakarta untuk kliring debit sebesar 4.000 item. Khusus untuk wilayah Semarang kliring debit sebesar 700 item.
(ddn/)











































