Pemerintah Isyaratkan Kabulkan Semua Pesanan ORI
Jumat, 04 Agu 2006 14:50 WIB
Jakarta - Pemesanan Obligasi Ritel Indonesia (ORI) akhirnya laku bak kacang goreng. Jumlah pemesanan ORI hampir mendekati Rp 3 triliun. Pemerintah pun mengisyaratkan akan memenuhi semua permintaan yang masuk."Kalau semua konfirm tentunya akan dipenuhi karena ini aspirasi masyarakat yang ingin membeli ORI," ujar Dirjen Perbendaharaan Depkeu, Mulia P Nasution di Gedung Depkeu, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (4/8/2006).Pemesanan ORI sudah melebihi tawaran pemerintah yang mencapai Rp 2 triliun. Namun target pemerintah, lanjut Mulia, bukan mencari jumlah penerbitan ORI yang maksimum."Bukan sasaran kita untuk mencari jumlah yang sebesar-besarnya tapi ini sesuai target. Karena ini penerbitan awal, dengan penerbitan ORI ini pasar obligasi kita bisa lebih luas dan investor kecil bisa berinvestasi," ujarnya."Kemudian foreign reserve kita akan berkurang karena sumber-ssumber pembiayaan kita berasal dari gabungan penerbitan ORI maupun SUN," imbuhnya.Meskipun bulan ini akan menerbitkan ORI, Depkeu tetap akan menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) yang jadwalnya sudah ditetapkan secara teratur tiap bulan."Ya, tapi kita tidak dalam posisi terdesak untuk pembiyaan defisit APBN P karena sudah aman dan penerbitan selanjutnya tentu akan kita sesuaikan dan biasanya pada Desember itu sudah tidak ada," ujarnya.
(ddn/)











































