Debt Switching Hasilkan Rp 178 Miliar
Selasa, 08 Agu 2006 16:09 WIB
Jakarta - Lelang penukaran Surat Utang Negara (SUN) menyerap Rp 4,384 triliun. Penawaran yang masuk mencapai Rp 5,866 triliun. Pemerintah menukar 9 seri SUN yang jatuh tempo 2007-2009."Ada jumlah cash yang kita terima karena adanya perbedaan harga," ujar Dirjen Perbendaharaan Depkeu Mulia P Nasution, di Gedung Depkeu, Jl Lapangan Banteng, Selasa (8/8/2006).Menurut Ketua Bapeki Depkeu Anggito Abimanyu, lelang SUN kali ini mendapat untung Rp 178 miliar karena perdedaan harga obligasi."Mereka menawar macam-macam, ada yang 106 persen. Bagus-bagus kok harganya. Yang kita ambil banyak karena memang ada benchmark-nya," ujar Anggito.Seri-seri obligasi yang ditukarkan pemegang obligasi adalah seri VR0011, FR0029, FR0005, VR0012, VR0013, VR0014, VR0015, FR0002, VR0016. Dengan SUN penukar FR0034 yang akan jatuh tempo 15 Juni 2021."Saya kira ini ada dapak positif dari penurunan BI rate, sehingga dampaknya sudah terlihat dari yield yang diberikan pemerintah, sehingga dari Rp 5,9 triliun yang bisa kita ambil Rp 4,4 triliun," ujar Anggito.Dengan penukaran SUN ini, maka risiko pembiayaan SUN yang jatuh tempo 2007, 2008, dan 2009 akan bergeser ke tahun 2021. "Yang jatuh tempo 2021 itu masih kecil. Saya kira itu cukup baik," ujarnya.
(qom/)











































