Penurunan BI Rate Tidak Timbulkan Capital Outflow
Rabu, 09 Agu 2006 00:29 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) hari ini memutuskan untuk menurunkan BI rate di saat bank sentral di negara lain cenderung menaikkan suku bunganya.Menteri Keuangan Sri Mulyani optimis mekipun suku bunga riil di Indonesia semakin berkurang, penurunan BI rate tidak otomatis menyebabkan larinya modal ke luar negeri."Tentunya BI sudah memikirkan keputusan menurunkan 50 basis poin masih dianggap pada level yang tetap tanpa menimbulkan gejolak volatilitas," ujarnya di sela-sela dialog mengenai APBN 2006 di Hotel Borobudur, Selasa (8/8/2006) malam.BI hari ini memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan BI rate sebesar 50 basis poin dari 12,25 persen menjadi 11,75 persen. Keputusan BI ini oleh pasar dinilai agresif dan mengejutkan.Dari sisi otoritas fiskal yakni pemerintah, setelah BI menurunkan suku bunganya, pemerintah pada semester kedua ini akan berupaya meningkatkan penyerapan anggaran yang selama ini terhambat."Nanti itu yang disebut pekerjaan in tandem, saling mendukung. Jadi seperti yang kita harapkan, semester kedua makro ekonominya makin favourable, moga-moga inflasi masih bisa dijaga," ujarnya.
(ary/)











































