Pemilik Rekening Rp 320 Juta Heran Bank Sekelas BCA Bisa Dibobol Tukang Becak

ADVERTISEMENT

Pemilik Rekening Rp 320 Juta Heran Bank Sekelas BCA Bisa Dibobol Tukang Becak

Praditya Fauzi Rahman - detikFinance
Selasa, 24 Jan 2023 14:36 WIB
Muin Zachry bersama Almarhum istrinya
Pemilik Rekening Rp 320 Juta yang Dibobol Tukang Becak/Foto: Istimewa
Surabaya -

Pemilik rekening Rp 320 juta yang dibobol, Muin Zachry, tak habis pikir bagaimana bisa bank sekelas BCA yang bertaraf internasional bisa dikelabui oleh seorang tukang becak. Ia mempertanyakan sistem keamanan bank raksasa tersebut.

Lewat penasihat hukum sekaligus putrinya, Dewi Mahdalia, Muin mengaku syok usai mendengar jawaban BCA yang menyebut kasus pembobolan itu terjadi karena kelalaian nasabah. Dewi balik menanyakan, mengapa bisa segampang itu bank memberikan uang ke orang lain?

Dewi pun menganggap pihak bank tidak teliti dan tak cermat. Sistem keamanan dan validitas bank BCA pun menurutnya dengan mudah bisa dibobol.

"Masak bank internasional sekelas BCA keamanannya kurang terjamin? Bayangkan, bisa dibobol sekelas tukang becak. Padahal orang bank kan sarjana-sarjana. Ini bukan mengada-ada, tapi memang terjadi," kata Dewi dikutip dari detikJatim, Selasa (24/1/2023).

Kini Dewi sendiri yang berdiri di meja hijau sebagai penasihat hukum ayahnya dalam menggugat perkara pembobolan rekening BCA di PN Surabaya.

Tak cukup menjebloskan Mohamad Thoha sebagai aktor utama pembobolan rekening dan Setu sebagai tukang becak eksekutor pembobolan ke penjara, Dewi akan berjuang untuk mendapatkan keadilan hingga uang ayahnya kembali. Untuk itu dirinya siap melayangkan gugatan terhadap BCA dan akan memidanakan teller bak tersebut yang telah mencairkan uang ayahnya untuk orang lain.

"Rencana mau saya somasi dulu. Setelah itu saya akan laporkan ke BI (Bank Indonesia), ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan), juga ke Polda Jatim," ujar Dewi.

Ia kembali tegaskan akan turut melaporkan pegawai atau teller Bank BCA yang telah memberikan uang tabungan hasil penjualan 2 rumah ayahnya itu kepada orang lain.

"Teller dong, tapi personalnya. Pertama personaliti ke kasirnya (teller), kenapa kok nggak dikroscek KTP dengan wajah? Kenapa kok nggak ditelepon? Malah bilang itu nasabahnya," tuturnya.

Baca berita selengkapnya di sini.

Lihat juga Video 'Brankas Kantor Es Krim Isi Rp 82 Juta Dibobol, Pelaku Ternyata Karyawan':

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT