Asing Boleh Serbu ORI di BES

Asing Boleh Serbu ORI di BES

- detikFinance
Kamis, 10 Agu 2006 10:16 WIB
Jakarta - Obligasi Ritel Indonesia (ORI) seri ORI001 mulai hari ini diperdagangkan di Bursa Efek Surabaya (BES). Kupon bunga yang menarik diperkirakan membuat ORI bak gula yang akan mengundang 'semut-semut' investor termasuk asing.Hal tersebut disampaikan Dirut BES Bastian Purnama di sela-sela Jakarta International Investment Expo (JIVEST) di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (10/8/2006)."Di pasar primer, kan hanya dijual kepada individu yang punya KTP dan SIM. Kalau di pasar sekunder bebas, bisa individu maupun asing bebas. Jadi mekanisme pasar," jelas Bastian.Apakah asing akan berminat? "Jangankan asing, yang lokal aja memburu, apalagi size-nya kecil. Tentu menarik sekali," tambah Bastian dengan yakin.Menurut Bastian, investor asing dipastikan akan memburu ORI mengingat spread antara kupon ORI dengan suku bunga di pasar internasional yang lumayan jauh. Seperti diketahui, ORI memberikan kupon 12,05 persen, sementara bunga internasional seperti Fed Fund adalah 5,25 persen. Bastian menambahkan, sebelum ORI dicatatkan di BES, sudah ada investor yang menawar. Ia juga meyakini harga obligasi ke depan akan terus meningkat mengingat suku bunga yang diperkirakan akan terus turun. Pemerintah sendiri menargetkan BI Rate akan turun menjadi 10,5 persen hingga akhir tahun. Untuk transaksi ORI, akan dikenakan biaya sebesar Rp 20 ribu per transaksi. Biaya itu akan dibagi 3 untuk ke KPEI, BES dan KSEI. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads