OJK Selesaikan 99 Perkara Sektor Jasa Keuangan Sejak 2014

ADVERTISEMENT

OJK Selesaikan 99 Perkara Sektor Jasa Keuangan Sejak 2014

Ilyas Fadhillah - detikFinance
Rabu, 25 Jan 2023 16:40 WIB
Gedung OJK (Otoritas Jasa Keuangan)
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Penyidik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelesaikan 99 perkara sejak 2014 sampai 2022. 78 perkara adalah sektor perbankan, 5 perkara pasar modal, dan 16 perkara IKNB atau Industri Keuangan Non Bank.

Sementara pada 2022 OJK berhasil menyelesaikan 20 perkara kasus di sektor jasa keuangan yang telah dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum (P-21) dan telah dilakukan penyerahan tersangka dan barang bukti (tahap 2).

Melansir keterangan tertulis OJK, Rabu (25/1/2023), dari 20 perkara tersebut sebanyak 18 perkara adalah sektor Perbankan, dan dua perkara sektor IKNB atau Industri Keuangan Non Bank.

Untuk memperkuat kewenangan penyidikan dan untuk membangun sistem peradilan pidana yang kredibel, OJK secara rutin menggelar koordinasi dengan lembaga maupun Aparat Penegak Hukum yaitu Polri, Kejaksaan RI, PPATK dan Lembaga Penjamin Simpanan.

Saat ini, OJK memiliki 17 penyidik yang terdiri dari 12 penyidik Kepolisian dan lima penyidik PNS. Selama 2022, penyidik OJK juga telah melakukan penguatan koordinasi dan komunikasi dalam bentuk edukasi pencegahan tindak pidana sektor jasa keuangan dengan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Kepolisian Daerah Jawa Timur dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur serta Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta dan
Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tugas Penyidikan OJK juga mendapatkan penghargaan sebagai Penyidik Terbaik dari Bareskrim Polri pada 24 November 2022 lalu atas prestasi penegakan hukum di sektor jasa keuangan selama 2022. OJK menjadi lembaga terbaik dalam penyelesaian kasus untuk kategori Penyidik Pegawai Negeri Sipil Kementerian/Lembaga.

Dengan langkah-langkah penguatan dan penegakan hukum tersebut, OJK optimis stabilitas sistem keuangan dapat terjaga khususnya dalam mengantisipasi peningkatan risiko eksternal dan semakin mendorong pemulihan ekonomi nasional.



Simak Video "DPR Gelar Paripurna Bahas RUU P2SK-Perjanjian Ekstradisi Buronan "
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT