Ternyata dari Sini Sebutan Gopek, Goceng dan Ceban

ADVERTISEMENT

Ternyata dari Sini Sebutan Gopek, Goceng dan Ceban

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 27 Jan 2023 18:45 WIB
Uang logam kuno Rp 500 tahun emisi 1992.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Beberapa orang menggunakan istilah penyebutan lain untuk nominal uang rupiah tertentu. Seperti misalnya Rp 10 ribu yang disebut ceban, Rp 5 ribu disebut godeng dan Rp 500 disebut gopek.

Tapi mungkin belum semua orang tahu, dari mana asal penyebutan pecahan uang tersebut.

Dikutip dari akun Instagram @peruri.indonesia disebutkan istilah ini merupakan bilangan Mandarin yang biasa digunakan suku Tionghoa berdialek Hokkian untuk bertransaksi dan berdagang dengan masyarakat Indonesia.

Hal ini lama kelamaan menjadi melekat di kalangan masyarakat Indonesia. Peruri menjelaskan mulanya istilah nominal ini berkembang di Jakarta.

"Seiring dengan berkembangnya suku Tionghoa di kota-kota besar istilah ini pun semakin meluas, bahkan telah resmi menjadi bahasa Indonesia dan tercatat di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)," tulisnya, dikutip, Jumat (27/1/2023).

Peruri mengatakan penyebutan gocap, cepek, gopek, goceng dan ceban kerap kali digunakan untuk mengganti besaran nominal Rupiah tertentu.

"Mulai dari kalangan masyarakat Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), hingga Medan dan Makassar," tulisnya.

Saksikan Live-streaming e-Life : Bayi Kok Dikasih Kopi Saset?

(kil/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT